Tuesday, 7 April 2020

Cafe Sekaligus Perpustakaan di Malang

Work From Home yang sudah memasuki lebih dari 14 hari bagi para pekerja yang sering menghabiskan waktunya di kantor lalu selepas pulang masih mampir nongki bareng teman kantor di cafe.

Cafe juga jadi tempat pilihan ketika bosan meeting di kantor apalagi freelancer yang kadang bosan kalau cuma kerja di co-working space atau di rumah aja.

Btw, aku sama sekali tidak WFH karena pekerjaanku sekarang berada di bidang retail tetapi sama aja, kita sama - sama harus self distancing dengan menghindari keramaian termasuk nongkrong di cafe.


Terakhir aku meeting diluar itu disini gaes. Tempatnya senyaman namanya "Library Cafe" konsepnya yang pasti seperti perpustakaan yang memiliki beberapa rak buk dan buku yang tersusun rapi. Ada dinding dengan tempelan buku-buku yang memanjang sebagai ornamen di cafe ini.



Ini baru pertama kalinya kesini. Tempatnya cukup cozy untuk berlama-lama meeting dan tidak terlalu ramai karena space cafenya cukup luas.



Menu makanan dan minuman juga sangat variatif dan menarik namun aku belum sama sekali mencoba makanan yang lain selain snack dan minuman karena waktu itu aku pikir akan kembali lagi ketika akan mengerjakan skripsi atau menulis blog di cafe ini. 

Terdapat menu steak yang ku baca dari beberapa review yang katanya enak dan menu vegetarian. Aku sempat melihat di buku menu juga terdapat fruit smoothie yang makin menambah keinginan untuk balik dan mencoba beberapa menu yang lain.


Aku tertarik untuk masuk dan melihat ke dalam ternyata terdapat space ruangan yang berdekatan dengan rak buku. Menurutku cafe ini juga bisa dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga karena selain tempat yang nyaman namun suasana di cafe ini terasa teduh untuk bercengkrama bersama keluarga karena lokasinya di samping hutan malabar Kota Malang.

Range harga makanan dan minuman start from Rp. 25,000 ya gaes. Bukan harga yang mahal untuk sekelas cafe yang unik, makanan yang enak dan tempat yang nyaman.
Baru terasa mahal jika sudah tanggal tua buat anak kosan yang masih menanggung beberapa cicilan.  hihi


Kalau mau coba menu makanan cafe ini selama WFH kamu bisa order via Gofood dan Grab karena ketika disana ada beberapa ojek online yang sedang menunggu order makanan dan minuman.

Berharap apa yang terjadi hari ini bisa segera berlalu, cafe - cafe yang sering kita kunjungi bisa mulai melayani customer kembali. Kita pun bisa bertemu, mengobrol dan beraktivitas di luar kembali. Semoga kedepannya kita bisa lebih menjaga alam seperti alam memberikan banyak hal kepada kita. Stay safe. Jaga kesehatan teman-teman ❤

Oh iyaa. Library Cafe berlokasi cukup strategis di dekat hutan malabar di Jalan Baluran No. 2, Oro-oro Dowo, Kec Klojen, Kota Malang. Next kita berkunjung kesini ya !


Monday, 17 February 2020

Street Food di Bangkok


Hello !
Kurang afdol rasanya kalau mengunjungi suatu Kota nggak coba kulinernya. Aku mau share jajanan apa aja yang akan sering kamu temui ketika kamu jalan-jalan di Bangkok.

Ini dia beberapa makanan dan minuman yang sering aku lihat selama di Bangkok. Jajanan ini aku beli random di pinggir jalan karena menggugah selera buat di icipin ketika aku nggak sengaja lihat hehe

Yang pertama. Thai tea, sepertinya sudah tidak asing lagi untuk minuman yang satu ini karena  sudah banyak penjual di Indonesia dengan berbagai brand minuman.


Segar banget ya ternyata minum thai tea langsung di cuaca panasnya Bangkok. Manis dan rasa tehnya otentik sekali. Apalagi diracik secara manual oleh penjualnya langsung. Hampir setiap hari beli thai tea di beda tempat dan rasanya daebak ... enak banget euy ! 

Harga thai tea : 30 Bath.

Kedua, nggak jauh dari yang segar-segar aku menemukan ice cream di ruko pinggir jalan ketika sedang jalan kaki disekitar thian-thian market. 


Ice creamnya punya banyak pilihan rasa buah. Hari itu kita berdua mencoba rasa buah mangga dan durian karena di Bangkok kamu akan sering menemukan dua buah ini. Jadi kenapa nggak nyobain ice creamnya juga 😂

Ice cream : 30 bath


Nah ini dia mangga yang kita obrolin. Hampir tiap hari beli buah-buahan di abang pinggir jalan. Ntah kenapa segar sekali ketika panas di Bangkok beli buah ditambah dimana-mana pasti banyak yang jualan buah. Persis sama di Indonesia, cuma bedanya kalau di Bangkok porsinya banyak banget. Pas ngelihat otomatis aja gitu berhenti buat beli. 




Beli jambu biji karena tergoda ketika penjualnya lagi ngupas jambu biji satu ini. Jadilah tiap hari terasa lebih sehat di Bangkok.


Yang nggak kalah ngecesnya tuh pas lihat penjual rujak yang ramai pembeli. Akhirnya ikutan antri juga deh buat seporsi rujak mangga dan jambu air 😁

Buah : 20 - 60 Bath


Next jajanan yang aku coba , semacam serabi imut. Benar-benar mirip serabi tapi nggak pakai kuah gula santannya. Beli ini karena yang jual tepat di depan Seven Eleven. Yaudah dari pada penasaran kebeli juga si serabi.

Harga serabi imut : 20 Bath

Nah ini dia yang menurutku paling unik, nasi goreng tomyam. Rasa tomyam otentik thailand sekali dengan rasa asam dan pedas. Boleh juga idenya, biasanya tomyam dalam bentuk kuah tetapi kali ini dalam bentuk nasi goreng. 


Nemuin makanan satu ini di family mart, sehabis jalan kaki di sekitar sukhumvit lalu mampir ke family mart dan melihat nasi goreng ini. Sungguh pengalaman kuliner yang luar biasa dari sepiring nasi goreng tomyam dan rasanya masih teringat sampai hari ini. kwk

Harga Nasi Goreng Tomyam : 35 Bath


Yang terakhir, ini sudah pernah ku ceritakan di cerita sebelumny. Aku membeli ini di Khaosand night marker karena terlalu sukanya aku sama risoles, martabak, lumpia, dimsum dan  teman-temannya yang berkulit.  Gak worry beli karena memang veggie rissoles. Aman banget buat kamu yang emang vegetarian atau nggak suka daging. 

Harga Veggie Rissoles : 40 bath

Oh yaa. Jangan tanya jajanan ekstrimnya mana seperti kalajengking dan hewan-hewan kecil lain. Ngliatnya aja deg-degan geli euy. Mau foto makanan ekstrimnya aja harus bayar juga. Di tiap night market di Bangkok pasti ada kok. Silahkan kamu coba sendiri ya kalau penasaran ! 😂

Friday, 14 February 2020

Quotes of The Day



"Bentuk mengikhlaskan sesuatu adalah tidak mengharapkan apa-apa dari apa yang dilakukan. Seperti hari ini, hanya menanyakan teman sedang berada dimana kemudian tidak sengaja bertemu ditempat yang sama tanpa janjian" - Quotes of The Day