Friday, 31 January 2020

Berkeinginan



Bandara. 

Setelah keluar dari imigrasi aku berjalan ke arah toilet sambil menarik koperku. Kembali membasuh wajah yang terakhir ku basuh waktu subuh tadi pagi dengan terburu sebelum mengantri check in keberangkatan.

Aku berjalan keluar toilet. Melihat - lihat di sebelah mana bus damri yang siap mengantar ke terminal.

Deg. Selayaknya public area yang memang sangat ramai dan banyak pemandangan terlihat.

Lalu mengalihkan dengan mengaktifkan handphone yang aku non aktifkan sejak duduk dan mengenakan seat belt.

"Berkeinginan memang mudah sekali ya. Semudah melihat orang lain ditunggu di gerbang kedatangan, disapa lalu dibantu mengangkat kopernya ke dalam kendaraan"


----

" Mbak taksinya mbak ? Diantar ke terminal langsung ? Mbak mau kemana mari saya antar ? "

----

Keluar dari lamunan aku sudah didepan bus damri. Mengangkat koperku naik dan duduk disebelah kaca. Energiku masih cukup setelah hari kemarin naik turun tangga MRT kemudian lari tergesa menuju gate 10 ketika waktu sudah menunjukkan boarding time.

Aku membalas chat temanku :

" Aku wes balik, wes ning damri. Otw ke terminal bungur terus ke Arjosari ambil motorku" 

" Lah trus kopermu ? "

" Yo tak gowo dewe" 

" Umak sehat a ?"

" SEHAT NEMEN. AKU ISOK" 

----

Melindungi hati dan diri sendiri memang tugas kita masing-masing. 


30 Hari Bercerita Part #1 Berkeinginan.