Sunday, 29 January 2017

Kota Damai Punya Seribu Pantai, Pacitan !


Bukit Pantai Klayar Pacitan


Desember kemarin saya memilih kota Pacitan untuk jalan - jalan dekat dan yang pasti low budget dong !!

Sumpah.. sumpah ! Serius gak nyesel ke pacitan meskipun berangkatnya susah nyari kendaraan umum kesana. Karena hanya ada satu bus dari terminal Bungurasih surabaya ke pacitan dan kapasitas bus yang terbatas tempat duduknya. Apalagi ditambah dengan jam keberangkatan yang sangatlah jarang. Sehari mungkin hanya ada 3-4 bus berangkat dari Surabaya ke Pacitan. Jadi waktu itu sekitar jam 5 sore, saya dan teman saya memutuskan untuk naik bus dari surabaya ke Ponorogo karena tidak ada bus ke pacitan waktu itu dan kata petugas di terminal baru akan berangkat 7 malam. 

Kami sampai di Terminal Seloaji Ponorogo sekitar jam 1 dini hari dan melanjutkan perjalanan ke pacitan jam 3 pagi. Saya sudah booking motor dan janjian bertemu di terminal Pacitan sekitar jam 6 pagi bahkan sebelum saya sampai bapak yang menyewakan motor sudah stand by di terminal Pacitan hehe

Bapaknya baik banget kami berdua diajak mampir ke rumahnya yang berada pas disamping terminal dan diberikan arahan untuk urutan tempat wisata yang bisa kami kunjungi . Yaps yang pasti dimulai dari Goa Gong yang katanya terindah se-Asean sampai pantai pantai yang ada di Pacitan.



Goa Gong Pacitan

Ketika sampai di Goa Gong belum ada petugas loket yang berjaga, akhirnya ketika saya masuk bersama teman saya tidak dikenakan biaya untuk membayar tiket. Mungkin karena masih terlalu pagi kami kesana namun ketika pulang saya sudah melihat petugas mulai membuka loket dan sempat melihat harga tiket jika tidak salah tiket masuk Goa Gong hanya sekitar 3000 - 5000 rupiah. Tiket tersebut menurut saya termasuk cukup murah untuk Goa yang memang aksesnya sudah sangatlah mudah ditambah dengan ornamen dan warna lampu kerlap kerlip yang membuat Goa ini semakin cantik dan menarik.

Setelah itu kami berdua melanjutkan perjalanan ke pantai di Pacitan. Banyak petunjuk wisata di setiap jalan yang sangat memudahkan para wisatawan bahkan ketika berpindah tempat dari pantai satu ke pantai yang lain saya sama sekali tidak menggunakn google map, sesekali kami hanya bertanya kepada warga sekitar dan petunjuk yang diberikan sudah sangatlah jelas.

Pertama kami mengunjungi pantai klayar disana terdapat karang yang jika terkena ombak maka akan menimbulkan bunyi - bunyi seperti seruling.

Pantai Klayar Pacitan

Pantai Pasir Putih Pacitan

Keluar dari pantai klayar sempat dibuat galau dengan petunjuk arah yang menawarkan berbagai pilihan pantai, kamipun memutuskan untuk ke arah Pantai watu karung. Kami hanya membayar tiket di loket pantai IDR 5000 rupiah dan sudah ada petunjuk jalan pilihan pantai yang bisa kami kunjungi. Tidak jauh dari loket kami berdua sudah di suguhi dengan perahu - perahu nelayan digaris pantai.


Yuhuuu kita bisa menikmati pemandangan pantai dan sungai cokel yang berwarna hijau dengan naik perahu nelayan hanya dengan membayar IDR 10,000. Murah sekali bukan untuk mendapatkan fasilitas perahu dan panorama ala ala green canyon :D




Green Canyon euyyy :D
Sungai Cokel Pacitan


Selain masyarakatnya yang ramah sepertinya kota ini gak kenal dengan kata macet karena benar - benar sepi , waktu pertama kali sampai disana saya kira masih terlalu pagi namun sorenya juga masih terasa sepi bahkan ketika di perempatan lampu merah kita hanya menunggu lampu berganti hijau tanpa melihat kendaraan lalu lalang di perjalanan. 

Jika teman - teman ada kesempatan main ke Pacitan dari Surabaya bisa naik bus PO Aneka Jaya dengan harga IDR 55,000 dan jika pulang dari Pacitan harus booking dulu sebelumnya. Kebetulan saya dibantu bapak yang menyewakan motor untuk booking tiket bus Aneka Jaya.

Saya sampai lupa gak tanya nama bapaknya karena saking excitednya sampai disana dan langsung akrab dengan bapaknya, kalian bisa sms atau telp di nomor HP : 0878 5838 3388 

Rasanya sore itu gak mau pulang saking tenangnya disana. Sepertinya dalam waktu dekat akan kesini lagi. Pasti Pasti :D

No comments:

Post a Comment