Thursday, 16 February 2017

Nano Nano Liburan Ke Nusa Lembongan

Cuaca panas dan perut yang belum terisi sejak malam hari membuat hidangan ikan bakar dan sop ikan Mak Beng di pelabuhan sanur mengurangi kekesalan kami semenjak berangkat dari terminal Ubung. Bagaimana tidak setelah turun dari mobil Damri saya bersama tiga teman saya harus diikuti oleh sopir angkutan bersama orang yang mengaku preman di Terminal Ubung. Kami menolak secara halus jika akan dijemput seorang teman dan meninggalkan tawaran mereka sambil berjalan menjauh dari terminal ke sebuah toko untuk membeli kebutuhan. Tetapi sopir angkutan tetap mengikuti bahkan parkir kendaraannya di depan toko. Kami ditanya seperti di interogasi dengan nada tidak menyenangkan bahkan mereka sempat menggebrak meja dengan aqua botol yang letaknya didepan saya. Saya hanya diam sambil membuka Handphone, sebenarnya kejadian ini sudah saya bayangkan akan terjadi. Bodohnya kenapa saya tidak berpikir untuk turun sebelum terminal ubung dan booking kendaraan online jauh dari tempat tersebut.

Warung Ikan Bakar Mak Beng Sanur

Terlalu lama menunggu dua bapak ini sudah mulai kesal dan tetap memaksa untuk naik angkutannya akhirnya karena hari sudah mulai terik terpaksa saya mengiyakan sopir angkutan mengantarkan kami dengan harga IDR 100,000/4 orang. Tidak mau lagi kena calo atau preman disana, saya pun memanfaatkan kesempitan ini untuk meminta mereka mengantarkan kami sampai ke loket pembelian tiket lembongan di pelabuhan. Hehe

Oh iya ketika itu sempat ada penumpang gojek yang harus turun karena dua orang ini memberhentikan mereka dipinggir jalan hingga cek cok terjadi diantara mereka. Awalnya kesel liburan berasa berakhir didepan toko dekat terminal Ubung namun selama perjalanan suasana mencair dengan adanya percakapan kami dengan Pak Komang (nama Pak sopir) bahkan saya membayar lebih fee dari angkutan ke Sanur untuk menghilangkan kekesalan saya kepada sopir yang sejak awal bertemu sudah membentak dan memaksa kami :D

Kami memesan tiket ke lembongan jam 1 siang dengan harga IDR 100,000. Kalian bisa membeli tiket ini langsung tanpa calo di loket yang tersedia di pantai sanur.

Jadwal ke berangkatan Sanur - Nusa lembongan/Penida

Tips buat kalian yang sering mabuk perjalanan bawa kantong plastik ketika naik speed boat dari sanur ke lembongan karena speed boat berjalan dengan kecepatan tinggi dan sesekali terkena hantaman ombak. Rasanya kalau di darat sama seperti ketika ada polisi tidur yang tinggi ditambah dengan speed boat yang cukup terbuka tanpa penutup pintu belakang sehingga angin dan air laut menerobos masuk dari celah-celah speed boat. Akhirnya ada beberapa penumpang termasuk teman saya pun merasakan mabuk laut.

Tuh yang paling depan. Nahkodanya :D

Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit kami sampai juga di Nusa Lembongan. Kami sudah di tunggu Pak Made di pinggir pelabuhan jungut batu dengan membawa name tag yang bertuliskan homestay Pandan Wangi. Kalian harus benar-benar mengerti akan turun di pelabuhan mana ketika di Nusa Lembongan karena ada 2 pelabuhan disini jungut batu dan crystal bay. Pertama kali tiba di Nusa Lembongan saya senyum - senyum sendiri sambil melihat pemandangan sekitar, bagaimana tidak lautnya bersih, bening dan biru. Seneng banget dalam hati "ini masih di pelabuhan gimana yang lain?"


 Suasana ketika akan turun dari speed boat

Sorenya kami mengunjungi yellow bridge sebagai penghubung nusa ceningan dan lembongan. Sayang sekali jembatan tersebut sedang diperbaiki dan berbeda denga review sebelumnya karena sudah diganti dengan jembatan besi yang kokoh. Namun kami masih bisa bermain di hutan bakau dan melihat aktivitas nelayan di perbatasan tersebut.

Yellow Bridge Penghubung Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan





Hutan Bakau Perbatasan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan

Karena Nusa Lembongan pulau yang tidak terlalu besar jadi jarak pantai ke pantai cukuplah dekat kami langsung berpindah tempat dengan mengendarai motor yang sudah kami sewa di Homestay dengan harga IDR 70,000 setelah tawar menawar dengan pemilik homestay.

Bersantai sore di dream Beach




                     



Menunggu Sunset di Sandy Bay Beach Nusa Lembongan sambil minum jus :D



Esoknya sebelum berangkat ke Nusa Penida
Pantai Mahagiri hanya 1 menit dari Homestay


Untuk homestay di Nusa Lembongan banyak sekali pilihannya dan sudah bisa kalian booking lewat internet, saya memilih Pandan Wangi karena disamping harganya yang miring hanya IDR 130,000 / room dan cukuplah nyaman, lokasinya pun berada di tengah - tengah Nusa Lembongan.


Jadi kapan kita bisa jalan bareng ? Ayo nabung biar sabtu minggu senang :D

No comments:

Post a Comment