Monday, 24 July 2017

Potret Pelabuhan Tanjung Tembaga hingga Pulau Gili Ketapang Probolinggo

Hawa panas dan bau anyir pelabuhan mulai terasa, penjaga pelabuhan menarik tiket masuk tiap motor yang berdatangan. Terlihat dari pintu masuk sudah banyak kapal yang berjejeran. ''Pemandangan yang asyik pikirku.'' Handphone yang sejak tadi ingin saya keluarkan untuk memotret tiap jengkal dermaga akhirnya bisa dengan leluasa mengambil foto nelayan yang akan pergi melaut ketika saya sudah bertemu bang Marom salah satu guide menuju Gili ketapang siang itu.



Beberapa menit menghabiskan waktu bercerita di dermaga untuk menunggu rombongan yang lain lengkap, kami dipersilahkan naik perahu nelayan tanpa cabin dan langsung duduk diatas atapnya. Tak anyal panas menyengat begitu terasa tak kala kapal nelayan harus berputar putar terlebih dahulu sebelum keluar dari pelabuhan.


Setengah perjalanan ditengah laut mulai terasa angin dan ombak bersautan, percikan air naik keatas kapal nelayan mengenai awak-awak yang duduk dipinggiran.
Saya sesekali berpegangan tiang yang digunakan untuk mengikat layar. Gelombang ombak begitu terasa di kapal nelayan yang berukuran kecil yang diisi kurang lebih 20 penumpang.



Bahkan ketika kapal terkena ombak maka penumpang diatasnya bisa seperti terpantul. Sama halnya ketika naik motor tiba-tiba melewati polisi tidur yang tinggi. Mungkin bisa juga seperti wahana roll coaster tanpa rel yang mengikuti alunan ombak menerjang naik keatas , menghantam kebawah terkadang miring ke kanan dan ke kiri. Hingga sampai ada penumpang yang mabuk laut dan memejamkan matanya sepanjang perjalanan.

Saat laut mulai tenang, terlihat dari jauh sebuah pulau kecil dengan warna laut biru yang lebih jernih berbeda dari kejauhan , dipinggiran pantai anak - anak bermain air dan berenang bersama- sama tak ayal kulit mereka begitu gelap namun terlihat begitu riang. Para nelayan sibuk memasang jala dan memancing diatas kapal mereka.


Anak - anak Gili Ketapang berenang di siang hari.

Damai. Tak jauh dari kota tapi saya merasa ini tempat yang tenang. Tak banyak waktu yang saya habiskan , budget yang saya keluarkan. Namun semuanya cukup dan tepat.

Jikalau ada waktu. Sangat disayangkan sampai terlewat menikmati lautan dari Pelabuhan tanjung Tembaga hingga Pulau Gili Ketapang Probolinggo.
Laut akan kembali menyadarkan jika dunia tak ada habisnya. Seberapapun berlari mengejar tak ada puasnya. Seberapapun merasa besar tak ada apa apanya jika dibanding gulungan ombak.

Sore itu saya bersama dua teman perjalanan saya pulang dengan naik kapal yang kembali paling terakhir, kami beruntung mendapatkan jadwal ini mengingat kami berangkat lebih dulu sekitar jam 9 siang.

Jika ingin menikmati senja dari atas kapal bisa request ke Bang Marom untuk kembali ke Pelabuhan dengan kapal paling sore tentunya akan dilihat terlebih dahulu apakah kapasitas kapal memungkinkan namun silahkan dicoba terlebih dahulu :)





NB : Paket untuk Gili Ketapang under IDR 100K sudah termasuk PP dari Pelabuhan ke Gili Ketapang, snorkling, makan siang dan dokumentasi under water. Bisa menghubungi bang Marom di 0852 - 1121 - 1347. Semoga menyenangkan :)

No comments:

Post a Comment