Tuesday, 14 November 2017

Sehari Berbagi Selamanya Menginspirasi : SDN Tawangrejo


Taraaa.. seminggu lalu saya mendapatkan pengumuman jika saya diterima menjadi bagian Kelas Inspirasi Mojokerto. Hari senin. 13 Nopember benar - benar hari yang sangat saya tunggu karena kelas inspirasi kali ini saya diterima menjadi dokumentator di SDN Tawangrejo. Sebenarnya tanggal ini juga menjadi hari jadi saya yang 23 tahun dan senangnya hari ulang tahun kali ini bisa saya rayakan bersama adik-adik disana.


Selama kelas Inspirasi saya menemukan teman-teman dan keluarga baru dari mereka saya belajar apa itu kata "optimis" akan cita - cita yang saya miliki. Saya bertemu inspirator yang sudah mejadi oma namun masih sangat bersemangat untuk bercerita pengalamannya ketika kita berkumpul di acara refleksi. Beliau menjadi Ahli Gizi di salah satu Rumah Sakit di Mojokerto yang pada hari itu harus meninggalkan pekerjaannya sehari untuk bercerita kepada adik-adik bagaimana profesi dirumah sakit tidak hanya ada dokter dan perawat melainkan banyak sekali yang profesi lain yang membantu para pasien di Rumah Sakit. Oma memiliki tujuan adik-adik bisa mengetahui apa saja profesi yang ada di Rumah sakit meskipun mereka nantinya tidak memilih menjadi Ahli gizi namun mereka harus tetap bermanfaat untuk orang lain.


Dari Kelas Inspirasi saya juga belajar bila menjadi bahagia bukan hanya bersenang-senang dengan diri kita sendiri melainkan kita bisa membaginya dengan orang lain.
Saya juga mendapat kesempatan masuk di kelas Customer Service. Saya bertemu dengan mbak ayu yang setiap harinya menjadi CS di sebuah hotel. Awalnya saya sempat ragu apa yang akan diajarkan namun ketika masuk di kelas tersebut saya juga belajar bersama adik-adik jika profesi ini mengajarkan kita untuk tetap tersenyum , ramah dan peduli. Inspirator tidak hanya memberikan gambaran dari pekerjaan mereka namun menanamkan kepada adik-adik bagaimana makna dari sebuah profesi seyogyanya harus bermanfaat untuk orang - orang disekitar mereka.


Untuk teman - teman yang juga ingin menjadi bagian kelas inspirasi bisa melihat informasinya di kelasinspirasi.org kamu bisa mendaftarkan diri menjadi fasilitator, dokumentator atau fotografer dan yang pasti bisa menjadi inspirator yang sudah bekerja di profesi tersebut minimal 2 tahun. Kelas Inspirasi sudah ada diberbagai kota jadi tidak perlu bingung jika kamu yang
sudah bekerja tidak bisa cuti terlalu lama dari kantor :D

Ayo segera daftarkan dirimu karena Sehari Berbagi Selamanya Menginspirasi :)

Saturday, 4 November 2017

Sehari Tanpa Gudeg di Yogyakarta


Ceritanya sabtu-minggu kemarin lagi pengen banget jalan jalan ke Jogja selain dalam segi waktu perjalanan tidak jauh dari Surabaya, transportasi kesinipun sangatlah mudah sehingga saya bisa berangkat kapan saja dengan naik bus malam ketika weekend. 

Sesampainya di Jogja niat awal hanya jalan-jalan dan kulineran di sekitar kota. Tapi ngobrolin soal kulinernya pasti gak jauh-jauh dari yang namanya gudeg. Mungkin karena saya orang jawa timur yang terbiasa makan pedas saya jadi tidak begitu suka dengan rasa gudeg yang cenderung manis. Akhirnya saya coba browsing makanan lain dan mencoba beberapa makanan yang saya temui. 

1. Bakmi Jawa dan Tempe Mendoan di warung "Bakmi Jawa Asli Gunung Kidul" 

Di warung ini menyajikan banyak menu salah satunya bakmi goreng dan rebus. Saya membeli seporsi bakmi goreng dan Cabjay kuah malam itu. 
  
Rasa bakminya sangat terasa antara perpaduan bumbu bawang putih dan merica. Cocok dilidah dan bikin nagih karena gurihnya *udakayakPro. Hehe Makanan hangat satu ini cocok untuk makan malam ketika jogja sedang hujan. Apalagi ada tempe mendoan goreng yang bisa dicicipi ketika sedang menunggu pesanan datang. Rasanya nyicip-nyicipnya ndak mau berhenti :D

Seporsi bakmi goreng IDR 14,000 dan Cabjay kuah IDR 15,000. 



2. Lontong sayur Sumatera Uda Uni 

Sarapan selain gudeg di Jogja ? Uda uni jawabannya :D
Masakan Padang yang memiliki ciri khas sayur nangka ini cukup pas untuk menjadi menu sarapan. Menurut saya lontong sayur ini " Best food of the day " dari beberapa makanan yang saya makan di Jogja dengan perpaduan kuah santal kental dan bawang goreng yang bikin nagih.



Satu porsinya cukup murah hanya IDR 9000 sudah lengkap dengan telur. Di Uda Uni tidak hanya menujual Lontong sayur saja disini juga menjual Lontong Pencel yang juga banyak sekali peminatnya. Siap - siap mengantri dan menunggu pesanan karena peminatnya cukup ramai di pagi hari.

Lokasi : Depan stadion Mandala Krida Jogjakarta

3. Bakso  

Gak sengaja waktu jalan kaki keliling malioboro dan sekitarnya saya menemukan bakso di depan apotek Jalan Bhayangkara. Karena waktu itu keburu lapar dan saya rasa makan bakso di pinggir jalan cocok akhirnya kami berhenti dan singgah sejenak sebelum melanjutkan jalan jalan lagi ke Taman Sari . Jauuh juga ya :D 
satu mangkok bakso IDR 9000 sudah lengkap dengan bakso urat, gorengan dan tahu goreng. Kata siapa bakso cuma enak di Malang ? Di jogja juga ada :p

 


4. Angkringan Tugu 

Kurang lengkap rasanya kalau ke Jogja ndak nongkrong bareng teman-teman di angkringan.
Angkringan Tugu sepertinya sudah sangat terkenal untuk dikunjungi namun apa salahnya untuk mencoba minumannya ketika malam. Ada susu jahe , jeruk jahe  dan berbagai minuman hangat disediakan disini.

Menikmati suasana Jogja di malam hari cukup dengan bersantai di lesehan dan menikmati keramaiannya dengan berbagai jajanan street food yang disediakan di angkringan ini.




Masih banyak kuliner jogja selain gudeg yang bisa dikunjungi namun empat pilihan diatas jaraknya tidak jauh dan masih disekitar Kota Jogja jadi cukup mudah jika kalian ingin kunjungi :)