Thursday, 27 December 2018

Kenapa Yogyakarta ?

Dalam tahun 2018 ini ..
Sudah 4 kali ke Jogja, 


Kemudian isi dm social media penuh dengan asumsi dan pertanyaan kenapa aku sering ke Yogyakarta. 

Pertengahan tahun 2018 aku mulai memutuskan untuk lanjut kuliah dan masuk di semester genap. Ntah kenapa keinginan itu muncul setelah ku rasa cukup menghabiskan 3 tahun untuk bekerja dan mengejar apa yang ku inginkan. Menurutku pendidikan memang penting ntah digunakan saat ini atau masa depan tapi yang pasti ada tanggung jawab tersendiri untuk menyelesaiakan strata-1 ku ini. hehe 


Awalnya aku ingin pindah ke jogja tapi ibu minta aku kuliah di Surabaya atau Malang saja. 
Yasudah ku ikuti meskipun awalnya masih tetap memaksa bahkan aku sudah sempat mendaftar dan mengurus administrasinya sampai membuat planning bulan apa aku akan resign. Hahaha 

Yogyakarta. 
Klise ya orang bilang rindu jogja. Terlalu mainstream katanya. 
Ya tapi emang begitu adanya .. 

Oh yaa.. 
Aku lahir di Kediri tapi tak merasa lama tinggal disana belum terpikir untuk menghabiskan masa tua di Kediri pula. Nyatanya sekarang masih riwa riwi dan belum menetap. 

Aku masih ingin kembali ke jogja setiap aku punya waktu libur. Toh dari kosanku ke jogja hanya 5 jam dengan kereta yang hanya 70 ribu rupiah bukan suatu yang mahal untuk tiap bulannya kesana. 
Tapi apa yang sebenarnya dicari ? 
I feel my soul there .. Tiap di kereta dan pulang dari Jogja dan bercerita sudah kemana saja dengan orang disampingku kemudian seorang bapak nyletuk " wah uda sering nih kayaknya ke Jogja" atau bapak gojek yang bilang " semoga nanti punya rumah di jogja" lalu ku tertawa sambil mengaminkan. 

Sampai aku hafal bentuk terminal giwangan , stasiun Tugu dan lempuyangan. Dimana aku harus menunggu gojek. Dimana tempat yang enak untuk duduk-duduk saja. Aku merasa sudah tak asing walaupun ku belum pernah tinggal disana. 

Apakah impianku untuk kuliah dan tinggal disana hilang begitu saja ? Anggap saja belum rejekinya .. Makin tua sifat memaksaku sudah mulai hilang. Berusaha jika tanpa restu sepertinya tidak lega jadi kuputuskan untuk tetap kuliah dan mengunjunginya ketika ada tiket promo dan waktu luang karena pasti akan selalu ada kesempatan. 

Mau tinggal dimana saja tak apa , asal kita bersama. 

Saturday, 15 December 2018

BROMO TRIP BERSAMA KELUARGA CEMARA

Sunrise Point bukit kingkong




Malang.
Dini hari jam 00 : 30 saya bersama intan berangkat dari kantor lepas suntuk menaiki jeep berwarna putih yang di kendarai  oleh Pak Hendro untuk menjeput tamu lainnya di hotel mereka. Kami akan satu rombongan dengan 4 orang lainnya. Malam itu belum terasa dingin namun ketika jeep berjalan di jalanan Malang yang mulai senyap angin - angin malam mulai masuk dari celah jendela yang tidak tertutup rapat.

Kami bertemu dengan 4 orang lainnya dan mulai berkenalan. Ternyata kami satu rombongan dengan satu keluarga dan sahabatnya dari jakarta yang sedang liburan di Malang sehingga perkenalan kami cukuplah mudah. Hari itu saya berkenalan dengan  Tante Farida , suaminya,  Kak Vania putrinya dan sahabatnya tante Zura.

Saya dan intan memilih duduk dibelakang dan mulai tertidur pulas sebelum nantinya kami harus menanjak melihat sunrise dan kawah bromo. Di perjalanan saya masih mendengar dua sahabat yang bersemangat saling bercerita dan nostalgia yang mungkin sedang melepas kerinduan mereka.

Mata saya masih begitu ngantuk tak kala jam sudah menunjukan jam 02:30 pagi tepat didepan loket Bromo. Mobil jeep berhenti sebentar untuk mengantarkan rombongan ke toilet terlebih dahulu. Ketika pintu jeep tebuka udara makin terasa dingin. Ibu dan bapak penjual sarung tangan, syal dan kupluk bermunculan dari pintu depan , belakang dan jendela- jendela yang terbuka. Saya hanya bisa berdiam karena masih belum 100% sadar dengan keadaan.

Akhirnya Intan dan tante Farida tergoda untuk membeli kupluk yang sudah ditawar dengan harga yang mereka anggap murah Rp 15,000  padahal ketika berjalan di kios sebelum penanjakan sunrise harganya hanya 10,000 sudah harga pas dan tidak perlu menawar lagi. Penyesalan terlihat di raut wajah mereka berdua pagi itu hahaha

Banyak teman yang bilang jika musim hujan maka jalanan akan becek, berkabut dan sulit untuk mendapatkan sunrise. Dalam hati cuma bilang " Bodo amat mau dapet apaan yang penting ke Bromo dulu" hahaha

Ternyata cuaca cukup cerah dan sunrise indah banget pagi itu dipenanjakan bukti kingkong Bromo.

Bersama kembali ke mobil jeep

Siangnya kita diantarkan Pak Hendro melewati gurun pasir menuju kawah. Canda dan sorak tawa satu rombongan mewarnai perjalanan hari itu ketika Pak Hendro mengemudi jeep melewati gurun
dan melewati tanjakan. Seru banget ! kwk

By the way , kawahnya emang tinggi banget !
Awalnya jalan santai makin ke atas makin ngos-ngosan. Sebelum melewati anak tangga kita harus berjalan mendaki lebih dulu keatas gak heran banyak sekali yang menawarkan persewaan kuda. Makin dekat dengan kawah harga sewanya semakin murah dari Rp 150,000 hingga Rp 30,000.


Istirahat
Setelah mendaki kita masih harus melawati tangga kawah sebelum sampai diatas. Kita mencoba menghitung berapa jumlah anak tangga. Saya berhasil nenghitung 240 tangga, kak Vania 242 dan Papa Kak Vania sekitar 243. Kesimpulan dari kita bertiga anak tangganya sekitar at least 240 tangga 😁


Pasir Berbisik Gunung Bromo
Foto bersama rombongan open trip jeep putih :D

Bukit Teletubies Gunung Bromo


Bulan desember  bukti teletubies sedang hijau-hijaunya. Ku pikir mirip new zealand meskipun aku juga belum pernah kesana. haha

Sepanjang jalan beneran hijau sampai kita keluar dari Taman Nasional Gunung Bromo.  Kata Pak Hendro akan tetap hijau hingga bulan Maret tahun depan. 


Buruan deh kesini kalau mau nikmatin suasana bromo yang hijau. Let's go to the mount !





Wednesday, 28 November 2018

Blogger Favoritku

Di dunia blogger ini pasti ada dong role model yang bikin semangat buat nulis, yang biasanya di kepoin waktu semangat nulis lagi surut atau memang informasinya suka dan pas banget dengan yang kita butuhkan. Gaya nulisnya yang bikin terinspirasi apalagi aktivitasnya yang bikin pengen berkembang terus.

Kalau ditanya siapa sih blogger favorit yang blognya sering ku baca ? ini dia 5 blogger favoritku !


1. Naked Traveller

Dulu awalnya gak tau sama sekali sama blog kak Trinity tapi karena aku sering ke gramedia dan ketemu buku naked traveller akhirnya nyoba searching dan bertemulah dengan blognya. Apalagi ketika film Naked Traveller release juga, disitu jadi lebih suka untuk memplanning mau traveling kemana aja meskipun sampai sekarang traveling masih disini - sini  aja haha

Yang ku suka dari blog kak Trinity dia bener- bener menyampaikan cerita di blognya se real mungkin sesuai keadaan yang terjadi selama traveling jadi ngrasa ikut traveling juga waktu membaca ceritanya.

Kak Trinity selalu memberi cerita baru dan sepertinya belum habis ide akan kemana lagi dan selalu ingin explore hal dan tempat baru. cmiw

2. whatever backpaker

Bang Takdos atau Adis pemilik dari blog whatever backpaker sekaligus yang mendirikan group part of celoteh backpaker jadi pilihan waktu lagi gabut dan pengen baca blog. Kalau Bang Adis cerita di blognya bener-bener bisa menghidupkan cerita dengan gaya bahasanya yang apa adanya dan unik.


Dia uda jalan-jalan ke berbagai benua dan negara dengan backpakeran dan masih berlanjut sampai sekarang. Kita doakan saja misi-misinya berjalan dengan baik haha

3. Kak Alodita

Duh kalau ditanya kenapa suka kak Alodita ? ya karena susah sih alasan buat gak suka blog nya haha Kak Alodita gak cuma sebagai blooger tapi juga influencer dibidang beauty dan lifetyle . Baru - baru ini suka banget yang dibahas di social media dan blognya berkaitan dengan financial. Jadi makin sadar gimana pas muda gini harus menyiapkan tabungan agar terhindar dari generasi sandwich.

Pembahasan ini menarik perhatianku karena obrolan financial bukan jadi hal yang menegangkan lagi tapi diceritakan dengan santai yang bikin sadar perlunya menyiapkan sejak sekarang.


4. Sam Kuliner

Sam Kuliner. "Sam" dari bahasa arek Malang yang dibalik Mas. Awalnya tahu dari Instagramnya karena suka share dan info soal makanan yang ada di Jawa Timur tapi ternyata sam kuliner juga menulis semua informasi makanan di blog nya . Yang bikin suka blognya ? isinya makanan-makanan sederhana dan dekat dengan aku jadi lebih mudah ketika ingin mencoba apalagi Sam Kuliner berdomisili di Madiun.

Yang paling bikin ngiler dari postingannya yang pasti foto - fotonya yang tidak kalah dengan food fotografer.


5. lulabyspoon

Yang terakhir lulabysoon food blogger yang sering ku intip karena foto-fotonya bagus dan tidak banyak menulis kalimat.  Fotonya sudah cukup bercerita dan informasinya yang singkat membuatku tidak bosan untuk membaca. Ia tidak pernah lupa memberitahu dimana lokasi restaurant atau warung serta jam berapa warung buka dan tutup.

Silahkan kamu coba baca blog mereka dan dapatkan bonus inspirasi akan menulis blog tema seperti apa. Selamat blogwalking. Cheers !

Tuesday, 27 November 2018

Simple Life dengan 5 barang ini



Perempuan tuh emang suka ribet kalau kemana - mana. Apa yang dipakai , dibawa , yang harus ada kadang yang gak penting dibawa tapi gak semua gitu juga sih. Kebiasaan emang suka mengeneralisasi haha

Nah trus kalau harus nyebutin 5 aja barang yang sering kamu bawa di tas. Barang apa dong yang sering kamu bawa kik?

Hihi. Ada 5 barang yang sering ada di tas dan kadang ya cuma 5 barang itu meskipun kemana - mana aku lebih suka bawa thotebag dibanding tas slempang atau waistbag.

Yang pertama. Yang pasti aku bawa handphone. Dulu sempet mikir kalau ada barang yang ketinggalan lebih milih bawa handphone atau dompet. Aku sih lebih handphone karena jaman sekarang banyak apps yang mendukung cuma lewat HP aja. Waktu gak bawa dompet dan harus naik gojek bukan jadi masalah asal punya aplikasi ibanking buat isi saldo gopay dan terpenting isi rekening harus ada uangnya. Hehe

Terus aku kemana - mana selalu bawa note book ntah kenapa suka banget beli note waktu ke toko buku atau peralatan tulis. Saking seringnya beli tiap kemana selalu bawa note baru hihi

Aku termasuk orang pelupa ketika ingat sesuatu aku akan segera mencatat di note apalagi jika sedang gabut menunggu.  Hal yang sering aku lakuin kalau nggak baca buku ya nulis ingatan biar gak lupa sama apa yang pernah di ingat. Eya

Tapi realitanya isi note penuh dengan angka hasil catatan pekerjaan kantor kadang kertas note disobek juga untuk bungkus gorengan. Iya ini serius.

Kurang lengkap kan kalau uda bawa HP dan note belum dengerin musik. Yaps jadi headset jadi barang ketiga yang selalu ku bawa supaya dengerin musik di public area gak ganggu orang lain. Apalagi kalau dikereta aku sering dengerin musik sambil kepala disandarin ke kaca dan play listnya adhitia sofyan sealbum dijamin perjalanan makin dibuat nyaman dengan tidur sekaligus galau.

Yang keempat yang pasti aku selalu bawa dompet. Dompetku yang super mini sebagai perempuan karena emang aku dari SMK gak suka dengan dompet yang panjang kali lebarnya sudah mirip gerbong kereta dan menghabiskan space tempat. Akhirnya sejak SMK dompetku selalu kecil dan berwarna coklat yang ku pikir hanya akan muat dengan kartu yang memang penting. Aku hanya akan membawa 2 kartu ATM , beberapa identitas, kartu BPJS dan beberapa uang  cash yang tipis 😂

Dan terakhir barang yang masuk dalam golongan penting banget meskipun gak ada juga gak masalah yaitu peralatan touch up. Hanya ada pelembab , lip cream dan cream bibir supaya tidak kering. Perempuan pasti ngerti haha

Gak pernah punya bedak padat akhirnya kalau bedak luntur yauda deh apa adanya aja dengan siraman air wudhu. Ah masaaa ?

Itu dia sekilas 5 barang yang sering ku bawa baik itu ke kantor ,traveling ataupun ngafe. Kurang lebih sama saja dan sudah dipatenkan isi tas isinya gitu - gitu aja. Kalau kalian apa aja nih ?

Sekalian deh yuk sering-sering pakai tas tothebag biar ada space banyak buat naruh barang dan yang pasti bisa ngurangin sampah plastikmu. Cheers !

Monday, 26 November 2018

Food Addict wajib coba 5 Makanan favorit !

Hallo food addict !
Lagi musim hujan gini pas banget yang dibahas review 5 makanan favorit. Oke let's get lost for culinary selama saya di Malang sebagai mahasiswa. hehe

Malang memang terkenal dengan bakso dan lalapan serta makanan lain yang enak dan murah. Namun saya akan review 5 makanan favorit di Malang selain bakso dan lalapan yang bisa jadi pilihan. Ini dia 5 makanan favorit murah dan enak versi saya :

1. Warung Soto Bu Umi

Soto sapi Bu Umi menjadi salah satu soto yang sering saya kunjungi ketika menjadi mahasiswa di Malang. Letaknya didaerah landungsari dan peminatnya kebanyakan Mahasiswa UMM karena warungnya dekat dengan kos-kosan mahasiswa. 

Bedanya soto sapi Bu Umi dengan yang lain berada di koya dan isiannya terdapat kecambah mentah dan seledri yang membuat soto sapi terasa lebih segar. 

Disini tidak hanya menjual soto sapi tapi juga menjual Nasi tempe penyet , rujak dan tahu telor. Bu umi berjualan sejak 10 tahun yang 
lalu hingga sekarang. Jika saya pulang ke Malang beberapa kali saya menyempatkan untuk membeli.

2. Mie Setan


Siapa mahasiswa Malang yang tidak kenal dengan kedai Mie Setan ? Kedai mie setan mnyebar di berbagai penjuru Kota Malang dengan menu andalannya mie setan biasa yang hanya seperti rebus dan mie iblis atau mie goreng pedas.  Mie setan bisa kamu pilih sesuai dengan level kepedasan yang kamu inginkan dan harga perporsi sama saja antara yang pedas dan tidak.

Berbagai menu lainnya disediakan seperti siomay , udang goreng rambutan, risoles udanh dan menu snack lainnya yang harganya rata-rata sekitar Rp 12,000. Dulu waktu masih mahasiswa 2013 harganya masih sekitar Rp. 8000 hehe.

Ada dua kedai mie yang sama-sama menjual mie setan yaitu Kober Mie Setan dan Kedai Mie Setan. Sejauh ini yang saya tahu ada 3 warung yang berjualan  Mie Setan di Malang :
 1. Kober Mie Setan di Jalan Bromo Malang
2. Kober Mie Setan di Jalan soekarno Hatta depan Kampus Politeknik Negeri Malang
3. Mie Setan di Jalan MT Haryono tidak jauh dari Kampus UIN Malang.

3. Tahu Campur

Source : pinterest 

Selain soto ada lagi makanan berkuah yang cocok di makan ketika hujan di Malang yaitu Tahu Campur. Banyak penjual yang berjualan mulai dari gerobak hingga warung. Rekomendasi dari saya untuk warung Tahu campur yang enak di Warung Tahu Campur Pak Kumis di Jalan MT Haryono setelah pertigaan sardo dan warung berlokasi dikiri jalan. Disini kamu bisa memilih menu tahu campur dengan isian yang kamu suka. Ada kikil , daging , jeroan dll. Kuahnya lebih kental dibanding kuah soto karena ditambah dengan santan dan rasanya perpaduan antara manis dan gurih. 

Ada satu lagi penjual tahu campur yang berjualan dengan gerobak ketika sore hingga malam hari kecuali hari minggu di Jalan Merjosari dekat dengan perempatan taman Merjosari Malang. Disana cukup ramai dengan peminatnya karena rasanya enak dan harga per porsinya Rp. 12,000. Dulu ketika 2012 belum seramai sekarang dan harganya masih Rp. 8000.

4. Mie Pangsit dan Mie Ayam


Selain bakso yang cukup terkenal di Malang. Mie Pangsit atau Mie Ayam juga bisa menjadi pilihanmu ketika ingin berkuliner di Malang. Yang saya coba ini Mie Pangsit 88 di Pasar Besar Malang hanya Rp 10,000 kamu sudah bisa makan satu mangkok mie pangsit dan segelas es teh. Banyak sekali kuliner yang bisa kamu coba di Pasar Besar dari mulai bakso, sate ayam , tahu campur , siomay , rawon dan lain-lain. 

Mie Ayam enak di Malang bisa kamu coba di Warung Cak Kribo berada di depan pasar blimbing Malang dan di sebelah terminal Landungsari. 

Ada juga Mie ayam Solo di jalan Bunga Merak belakang Warung steak and shake jalan Soekarno Hatta. Disini banyak sekali makanan tambahan untuk mie ayam seperti sayap, ceker dan telur yang bisa kamu ambil sendiri. 

5. Bubur Ayam Bandung



Buryam alias Bubur Ayam Bandung jadi paling langganan sejak 2012 hingga sekarang. Abangnya jualan pakai gerobak di daerah Tlogomas landungsari. Penjualnya berasal dari brebes hehe

Bisa kamu temui setiap pagi di Graha Sejahtera setiap jam 8 pagi. Rasanya yang enak dan kuah bubur yang terasa menjadikan bubur ini andalan dan sudah berjualan cukup lama di daerah Landungsari. 

Tidak hanya bubur ayam, abangnya juga berjualan bubur ketan hitam dan kacang ijo. Untuk keduanya seharga Rp. 8000 / porsi. 

Itu dia warung makanan favorit saya versi harga mahasiswa :D 
Selain harganya murah dan mengenyangkan rasanya pun tidak kalah dengan yang lain. Bisa dicoba ketika kamu main di Malang. Cheers !



Sunday, 25 November 2018

5 Fakta tentangku

Ngomongin soal diri sendiri kadang jadi perkara paling rumit karena kadang saya juga termasuk salah satu orang yang lebih suka menilai orang lain daripada melihat diri saya sendiri. Namun karena saya tahu hal itu tidak baik saya mencoba untuk mengenal diri saya lebih jauh untuk beberapa hal yang saya suka dan tidak suka. Nah dari segala pemikiran dan kadang males juga dibilang narsis. Ini dia ada 5 fakta mengenai diri saya :


1. Soal Makanan : Tidak Suka dengan Tahu Tahwa

"Enak tahu tahwa itu apalagi dimakan waktu hujan "
"Kok bisa gak suka kenapa kik? "

Begitulah pertanyaan dan pernyataan beberapa orang ketika saya bilang tidak menyukai tahu taqwa padahal saya bukan tipe pemilih soal makanan.  

Dulu waktu SD saya sedang merasa kurang enak badan dan waktu itu sedang musim hujan. 

Saat hujan deras saya lihat didepan rumah tetangga ada tukang siomay yang berhenti dan beberapa tetangga yang lain ikut bergerombol untuk membeli. Saya melihat tukang siomay berjualan dengan sepeda dan membawa panci besar. 

Saya mendekati kerumunan sambil membawa payung dan piring. Ketika sudah didepan antrian saya baru sadar bukan abang siomay yang datang tapi tahu tahwa, penampakannya baru pertama kali saya lihat. Hahaha

Karena sudah antri dan malu tidak jadi membeli akhirnya saya membeli dan membawa pulang ke rumah.  Pas sakit dan pengen siomay saya coba saja satu sendok tahu tahwa, rasanya bercampur rasa tahu, jahe dan gula. Dipikiran saya tahu rebus cuma cocok  sama sambel kacang tapi sore itu terpaksa saya mencoba rasa tahu tahwa.

Dari pertama kali saya mencoba sudah mulai rasa aneh dan penolakan dari lidah saya mungkin waktu itu saya sedang sakit dan dulu saat SD saya masih pilih-pilih makanan sehingga ketika ada rasa baru saya benar-benar menolak.

Sampai sekarang kalau ada yang jual tahu tahwa dan nggak sengaja tercium bau jahe dan tahunya kepala saya langsung pusing dan mual teringat kejadian waktu SD *lebay ya hahaha

Kejadian itu menjadi tahu tahwa pertama dan belum pernah saya coba lagi sampai sekarang. 

2. Suka jalan -jalan sendiri. 

Pernah ngrasa ribet banget waktu ngajakin temen dan dia sendiri yang nawarin tapi ketika hari H dibatalin gitu aja. Sebenarnya santai aja sih waktu di cancel tapi ngrasa kecewa aja karena waktu terbuang sia-sia untuk menunggu jawaban. Apalagi ketika sudah ada janji dengan teman yang lain seperti rencana yang sudah dibuat batal dan gak ada persiapan jika harus jalan sendiri. 

Dari situ saya lebih suka melakukan dan jalan-jalan sesuai keinginan saya sendiri. Ada temen oke , gak ada juga is no big problem. 

Apalagi jika lagi jalan di sebuah Mall. Saya bisa nonton movie, ke toko buku dan makan di food court tanpa ngrasa aneh jika sedang sendirian. Ketika sendiri di foodcourt saya hanya sibuk makan dan membaca buku dan serunya saya juga pernah nonton musik sendirian It's okay I just enjoy with music hehe.

Pernah beberapa kali solo traveling sendiri dari situ saya mengenal bagaimana diri saya. Apakah bisa lebih sabar ? Apakah saya ini pemberani? Gimana cara ambil keputusan ketika itinerary tidak sesuai dengan rencana? Gimana saya sebagai perempuan cara menjaga diri ?

Semua jawaban itu saya dapat ketika solo traveling dan saya banyak belajar dan mengenal sahabat saya yaitu diri saya sendiri.

3. Penikmat teh tubruk atau sachet

Sekarang ini banyak orang menyukai kopi dengan berbagai macam pilihan dari robusta sampai arabica apalagi ditambah dengan indonesia yang kaya akan jenis kopi dari berbagai kota bahkan saya juga sempat mencoba berbagai kopi langsung dari kota asal kopi tersebut. Ditambah es kopi kekinian yang mulai muncul dan memenuhi pasar saat ini namun itu semua tidak melunturkan saya untuk tetap lebih memilih menyeduh teh.

Teh selalu punya aromanya tersendiri baik itu di pagi , malam hari atau saat hujan. Teh minuman yang memiliki kesan meredakan ketika kamu mulai merasa sakit , minuman yang saya kenal sejak saya kecil mulai dari tubruk hingga berbentuk sachet. Semuanya ada dalam ingatan.


4.  Lebih memilih snorkling dari pada mendaki 

Saya kadang kesulitan memilih apa yang lebih saya suka pantai atau gunung karena keduanya sama- sama saya suka. Saya menikmati keduanya sebagai dua versi berbeda dengan makna yang sama.

Namun akhirnya saya lebih memilih berenang atau snorkling dilautan. Mengalahkan rasa takut untuk berenang di lautan lepas kemudian berpikir kembali " Jika kamu bisa berenang di lautan yang seluas ini kenapa kamu tidak bisa menyelesaikan masalah yang harusnya bisa kamu selesaikan" begitulah motivasi yang pernah saya dapatkan dari seorang teman.

Namun bukan berarti mendaki tidak kalah seru. Mendaki selalu ada punya kesan bagi penikmatnya, selalu ada ruang untuk kembali. Kembali melakukan keduanya.

5. Penyuka barang Etnik dan Lokal

Saya suka berjalan- jalan di pasar barang etnik dan museum. Saya bisa berlama- lama menikmati barang lama dan bekas memotret dan mengamatinya. Ada kesan tersendiri ketika belajar dan memahami bagaimana barang - barang tersebut berguna di jamannya.

Saya lebih memilih brand lokal untuk style saya setiap harinya. Disamping harganya yang terjangkau kualitas barang buatan anak bangsa tidak kalah bersaing dengan merek luar lainya seperti contohnya jam tangan woodka dan matoa asal bandung yang bisa menarik perhatian anak muda.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk berjualan barang lokal berupa tas rotan asal mataram dan tas dan sepatu rajut dari Bantul Yogyakarta di SandSun.o .  Kata sandsun.o berasal dari kalimat yang saya baca " I love the beauty how I feel in the beach when my skin being touched with sand and sun" Huffpost article.

Tujuan saya hanya ingin setiap perempuan lebih berani menjadi unik dengan apa yang mereka punya. Kriteria cantik bukan hanya saja soal kulit putih namun lebih dari itu melibatkan innerbeauty , kecerdasan dan sikap. Apalagi jika keunikan itu ditambah menggunakan barang lokal yang di buat oleh pengrajin langsung karena di setiap pembuatannya ada kreatifitas , keuletan dan cinta akan Indonesia.

Itu dia fakta tentang diri saya dari 5 hal yang saya ceritakan. Cheers !

Saturday, 24 November 2018

Sosial Media : Setiap orang punya jalan dan pilihan.

Tentang sosial media.



"Teknologi tuh mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat"

Ungkapan ini bener juga dan akupun mengiyakan tapi akhirnya aku ngrasa orang yang jauh malah makin jauh karena ngrasa ..

"ngapain ketemu kalau komunikasi bisa lewat sosial media"
"Uda males tanya gimana kesibukannya kan uda bisa lihat story di IG dan WAnya "

Makin banyak orang malas untuk berinteraksi ketika hal-hal yang berkaitan dengan dirinya dan orang lain sudah di share dan menjadi konsumsi.

Apalagi fitur-fitur sosial media yang terkadang membuat semakin kecanduan dan toxic yang akhirnya banyak ditinggalkan beberapa penggunanya.

Kesan sosial media yang hanya menampilkan kebahagiaan seseorang saja memicu banyak orang berlomba - lomba untuk narsis dan eksis.

Hal ini membuat beberapa yang sadar untuk penggunaannya yang kadang tak wajar.

Namun bukan berarti  semua hal yang berkaitan dengan social media buruk. Setiap hal memang selalu ada sisi pro dan kontranya. Sosial media banyak memberi manfaat untuk menyebarkan informasi lebih cepat, akurat dan singkat. Kita bisa tahu informasi apa saja dan dimana saja hanya dengan sekali ketik. Dari mulai resep makanan,tempat kulineran,  cafe bagus ; semua ada di sosial media.

Untuk pelaku usaha manfaatnya begitu terasa dengan sosial media yang sudah ada. Seller dan buyer bisa bertemu secara cepat lewat akun sosial media. Seperti akun whatsaap saya yang berisi Ibu-ibu yang giat share story produk jualannya mulai dari pakaian , makanan, snack belum lagi info event yang bisa begitu tepat sasaran karena sosial media. Itu masih lingkup kecil belum lagi untuk pelaku usaha yang memang sudah benar-benar terjun di bisnisnya.

Mereka sudah menggunakan Digital marketing dan sosial media layaknya dua hal yang sangat penting untuk menunjang pemasaran produk.
Sudah banyak fitur dan layanan profil bisnis seperti di facebook dan instagram untuk memasarkan produk dan menarik perhatian konsumen. Content dan strategy marketing sudah di planning setiap harinya. Kemudian munculah profesi baru yang siap memaintance dan improve sosial media seller.

Betapa harus diiyakan sosial media membuat banyak orang berubah lebih kreatif.

Penyebaran informasi di twitter pun juga tak kalah dibanding instagram. Masih banyak kicauan selebtwit dengan ribuan retweet yang didapat hanya dengan sebuah kalimat. Yang tentunya hal itu juga temasuk konten dari sebuah pemikiran hingga tercipta kalimat tweet yang menarik perhatian banyak pengguna.

Belum lagi youtube yang mulai menggeser televisi dan lebih banyak memberikan pilihan tontonan yang lebih baik jika bisa memfilternya. Sekali lagi  tak khayal jika banyak yang berbondong-bondong untuk menjadi youtuber dan mebuat video semenarik mungkin sebagai hobby sekaligus sumber pendapatan.

Lalu bagaimana bagi blogger ? Tentu Sosial media tempat paling mudah untuk saling menyapa satu sama lain. Tempat paling mudah untuk mengenalkan blog dan informasi yang ingin disampaikan bahkan inspirasi itu terkadang lewat sosial media.

Baik dan buruknya sosial media memang tergantung pengguna. Apakah pengguna ingin menjadi influencer disekililingnya untuk hal baik atau hanya mempengaruhi diri sendiri menjadi lebih buruk. Kembali lagi, dalam hal sosial media semua orang punya jalan dan pilihan. Iya ingin menggunakan atau tidak ?



Friday, 23 November 2018

Inspirasi dan Motivasi Blogger Perempuan Network

Pas awal buat blog pengen nyoba rasanya ikut komunitas blog karena saat itu saya berpikir sosial media saya akan dipenuhi dengan blogger yang memiliki semangat menulis. 
Ada inspirasi dan motivasi tersendiri ketika sudah berada didalam lingkungan yang kamu suka. Jika sedang malas tiba-tiba saja ada motivasi yang muncul. 



Waktu itu saya masih bingung dengan komunitas blog apa yang akan saya ikuti  ? Akhirnya saya bertemu dengan keluarga blogger perempuan. Jujur to the max ! Dibanding komunitas lain register untuk bergabung di Blogger Perempuan tidaklah sulit dan sangat mudah menemukan jejaring di sosial media. Sampai hari inipun saya hanya bergabung di Blogger Perempuan Network dan banyak merasakan manfaatnya.

Selain banyaknya informasi yang saya dapat. Motivasi pun muncul dari anggota anggota yang setiap harinya bermunculan dengan konten dan ide yang baru. Seperti tidak ada hari skip untuk menulis.

Yang paling saya suka, anggota Blogger Perempuan saling mendukung di sosial media. Saya mungkin bingung jika sampai hari ini belum bergabung dengan Blogger Perempuan 

Terkadang pula dengan macam-macam tema yang mereka suka saya jadi ikut membaca keaneragaman pembahasan. Tapi semua itu membuat saya semakin cinta dan tak ingin jatuh lagi ahahaha *Gak Ada Hubungannya*

Mungkin hari ini jika saya tidak masuk di group blogger maka terasa sulit mengetahui banyak informasi tentang dunia blogger dan masih stagnan dalam hal menulis. 

Harapan saya sebagai anggota Blogger Perempuan Network, komunitas ini bisa tumbuh baik dan selalu memberikan informasi dan dukungan mengenai blog. 

Tahun depan jika ada acara di Surabaya atau Malang saya ingin datang dan bergabung sehingga pertemuan saya dengan anggota lain tidak hanya lewat handphone saja namun ada interaksi dan mengenal secara langsung. 

Lalu apa saja yang kamu dapat di blogger perempuan selain informasi dan motivasi ? 

Keluarga baru. 
Tanpanya suatu hal tidak akan pernah berjalan dengan baik jika tak terasa kekeluargaanya. 

Selamat menulis blog. Ayo bergabung, cheers !

Thursday, 22 November 2018

Curhatanku



Bolehkah hari ini aku tidak bercerita kuliner dan jalan-jalanku. Hari ini aku ingin curhat saja. Sekali - kali di blog ku ini. Hihi

Jadi dari dulu aku itu sering sekali bertanya kepada diriku sendiri tentang hal apa saja yang diriku suka dan sudah aku lakukan. Namun banyak pertanyaan itu hanya terjawab jika aku belum melakukan apa-apa. hahaha

Dulu aku sekolah di SMK swasta.  Kalian tahu kenapa? Bukan karena SMK swasta itu favorit atau menjadi pilihan seperti yang kamu bayangkan tapi karena aku gak diterima di SMK Negeri. Iya gak diterima, semua SMA negeri sudah tutup pendaftaran .

akhirnya mau tidak mau aku mendaftar di sekolahku dan itu menjadi pilihan satu-satunya karena jurusan yang ku mau ada disitu.
Lucu juga kalau diinget. Di last minute pendaftaran aku baru terpikir untuk masuk SMK ini hahaha .

Ku kira itu hal paling menyedihkan di masa itu bahkan ketika hari pertama masuk sekolah aku merasa insecure dan gagal.

Tapi ternyata semua baik-baik saja ketika aku bertemu teman baru dikelasku dan mereka menyenangkan sekali. Baik -baik saja tidak berarti insecureku hilang namun semakin menjadi tak kala aku sering mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah dan bertemu sekolah lainnya. Ngrasa gak punya prestasi apa-apa bahkan ngrasa susah buat speak up ! halah

Sampai akhirnya waktu itu aku berpikir apa yang sebenarnya yang aku suka dan bisa aku lakukan.

Kebetulan liat pengumuman di mading ada lomba menulis karya Ilmiah tingkat Keresidenan Kota dan Kabupaten. Sampai di rumah lansgung membuka rak buku Mbah Kungku. Aku mengambil satu buku tebal warna hitam berisi salah satu tema yang akan ku bahas. Bukan buku ilmu hitam yaa ..

Waktu itu aku membentuk team yang berisi 2 teman dekatku sendiri dengan cara memaksa mereka dan mengatakan ini hanya coba-coba berhadiah. Hampir tiap minggu kita ke perpustakaan kota dan warnet mencari bahan karya tulis.

Sampai akhirnya kita submit karya tulis dan beberapa minggu kemudian mendapatkan kabar kalau karya tulis masuk nominasi 5 besar. Seneng ? Pasti dong. Masuk 5 besar aja seneng banget. Setelah itu kita diundang untuk presentasi langsung yang di uji oleh beberapa dosen. Mirip seperti sidang Tugas Akhir tapi waktu itu masih pakai seragam putih biru.

Waktu pengumuman ngrasa deg-degan banget. Gak berharap apapun karena saingannya dari SMA negeri yang keren-keren waktu presentasi. Nunggu pengumuman group kita belum disebut sampai kita uda girang banget masuk 3 besar yang tandanya akan bawa piala pulang. And you know? It's first time. I be first winner in writing competition. Sorak kegirangan, pelukan, bahagia banget bawa pulang piala ke rumah sebelum dibawa ke sekolah besoknya. Semacam pembuktian di masa remaja. This is me. I can do it ! I broken my insecurities and finished well. Sederhana tapi hal itu menyelamatkan kepercayaan diriku sendiri. Setelahnya aku merasa jika sekolah dimana saja itu sama yang membedakan seberapa usahamu untuk mebuat dirimu sama berprestasinya dengan siswa yang lain.

Sampai disuatu titik masa sekolah telah usai banyak orang sudah memikirkan akan masuk di perguruan tinggi mana. Aku tidak memiliki ekspektasi apapun. Aku mengambil brosur perguruan tinggi swasta dengan biaya yang bukan lagi mahal tapi sangat terjangkau alias *murah banget* dan Mbah Kung ku pun sudah menyetujuinya. Aku akan melanjutkan perkuliahan sambil bekerja. Pikirku.

Tapi ternyata nasibku gak begitu. Aku malah diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang mungkin untuk beberapa orang bukan kampus pilihannya dan bukan yang terbaik. But that years is so incredible memulai hari pertamaku dengan rasa percaya diri dibanding 3 tahun lalu sampai akhirnya aku lulus dan diterima bekerja di salah satu perusahaan.
Iya aku sudah resmi 3 tahun menjadi worker. Sudah banyak pelajaran 3 tahun ini untuk hidup mandiri. Benar-benar dilepas untuk mengatur semuanya sendiri. Dari cari kos lagi, menyiapkan kebutuhan sehari-hari, menjaga kesehatan, ikut asuransi , nabung dan lain - lain. Pertemanan mulai menciut, ritme teman kos beda dengan saat kuliah, tiap orang sudah punya kesibukan masing-masing dan sulit diganggu. Terkadang hal ini membuatku cukup bosan dan stress dengan rutinitas.

Tetapi tetap ada satu hal yang tidak ingin berubah dari diriku.

Aku ingin tetap menjadi seperti saat SMK yang sibuk menyalurkan apa yang aku suka. Aku memilih membuat Worker Bahagia tepat 2 tahun lalu saat aku mulai dilanda pertanyaan. "Apa yang ingin aku lakukan lagi? Masa iya terkurung di kerjaan kantor aja"

Worker Bahagia memiliki makna profesi atau pekerjaan apapun yang kamu lakukan saat ini tidak mempengaruhimu untuk tidak melakukan hal lain yang kamu suka.

Tidak ada batas didirimu kecuali memang kamu yang membatasinya.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai  karena setiap orang memang punya waktu yang tepat.

Kamu bisa beraktivitas lain di hari Sabtu Minggu mengikuti berbagai event, traveling dan kulineran.

Jangan buang waktumu terperangkap di zona nyaman yang tiap bulan terima gajian. You can get better life with anything you have so this is why do I create and choose my blog's name is www.workerbahagia.com . Ayo jadi Worker Bahagia. No stress. Travel and Eat more. Cheers !

Wednesday, 21 November 2018

Dua Hal Membahagiakan



"Eh tau nggak tempat makan lalapan terus sambel bawangnya enak?
Angkringan murah pilihannya banyak dimana nih?
Duh kangen lontong sayur Uda uni di Jogja !!
Eh tanggal merah minggu depan kemana bosen nih mau jalan-jalan. 
Ada tiket promo? Booking ah. Berangkat enggaknya urusan belakangan"


Bosen kerja pelariannya kalau gak traveling ya kuliner atau bisa jadi dua-duanya.

Begitulah kurang lebih dua tema yang saya obrolkan bersama teman-teman ditengah rutinitas pekerjaan kantor yang tidak tahu kapan akan habisnya. Mengingat rasa makanan dan moment mengunjungi suatu kota menjadi suatu yang menyenangkan tak kala sudah ada rencana untuk traveling dan kulineran kembali.

Meskipun menyenangkan ada hal paling ngeselin dari traveling dan kuliner. Kalau lokasinya jauh cuma bisa "ngeces" sambil bayangin lagi makan kuliner yang sedang direview apalagi saya suka sekali dengan food photography itu yang membuat jalan-jalan dan makanan memiliki daya tarik untuk di upload dan diceritakan kembali.

Soto Bu Umi Batu Malang ( Foto menggunakan  Kamera Handphone)

Oh iya sobat Bpers kuliner makanan apa yang paling kamu suka?

Kalau saya memang addict dengan makanan Indonesia apalagi yang memiliki citra rasa asin.

Ketika saya berpergian ke suatu daerah saya pasti akan mencari makanan khas daerah tersebut. Apalagi kalau soal traveling dan kuliner saya itu tipe "pengenan" dan laper mata yang semua pengen di coba. Jadi menurut saya yang paling penting dan harus benar-benar disiapkan selain kesehatan fisik yaitu kesehatan kantong. Hehe

Hutan Pinus Batu Malang  Foto menggunakan Kamera Handphone)

Lalu kalau ada yang tanya : Gimana sih cara kamu  untuk mengatur traveling dan kuliner sehingga selalu ada yang ingin selalu kamu ceritakan ?

Versi aku ...

Pertama,
Cari referensi kota selanjutnya yang ingin kamu kunjungi lalu rencanakan traveling jauh-jauh hari ke tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi atau kota yang sedang kamu dirindukan *cmiww
Pastikan dibulan tersebut kamu sudah memegang budget untuk liburan tanpa mengganggu tabunganmu. Selain itu dengan merencanakan jauh-jauh hari kamu sudah bisa memulai mencicil tiket transportasi pulang atau pergi yang akan kamu gunakan. Terkadang harga terbaik memang muncul dadakan. Gak ada kode kayak gebetan. Kalau bertemu yang dianggap paling murah gak ada salahnya untuk booking aja dulu. Hihi

Kedua,
List akan kemana saja dan makanan apa yang ingin kamu coba. Kalau kamu main ke pelosok daerah dan susah sinyal list ini sangat membantu, jangan sampai tidak tahu nama tempatnya dan tidak jelas alamatnya pula kemudian buang waktu hanya untuk dijalan. Traveling sudah melelahkan ditambah tidak sempat makan enak. hmm liburan terasa gak lengkap.

Ketiga,
Coba belajar photography tidak perlu langsung dengan kamera yang canggih tapi bisa kamu mulai dengan kamera Handphone kemudian coba kamu ceritakan sesuai yang kamu rasakan. Perjalanan ataupun makanan terasa hidup ketika ditambah cerita yang berselera.

Keempat,

Coba review tempat yang pernah kamu kunjungi atau makanan menarik yang pernah kamu coba. Kalau saya terkadang tidak perlu jauh-jauh untuk menemukan kuliner dan tempat yang menarik  baik itu kuliner pinggiran ataupun legendaris.

Bagi saya traveling dan kuliner semakin di explore semakin saya mengerti ternyata banyak tempat dan makanan yang belum saya coba.
Tema ini bagi saya tidak pernah membosankan karena masih banyak bucket list tempat dan makanan yang ingin saya coba.  Cheers !

Tuesday, 20 November 2018

MENULIS UNTUK MENGHIDUPKAN MEMORI

Kemarin saya ikut salah satu kegiatan yang mengharuskan saya mendokumentasikan kegiatan tersebut.  Pada waktu hari H saya baru tahu memori kamera saya penuh dan tidak membawa cadangannya.
Bingung mau balik ke rumah lokasinya cukup jauh , mau menghapus foto- foto yang ada dikamera bingung juga mana yang harus dihapus duluan karena semua belum di back up .
Tapi hari itu juga saya putuskan beberapa moment perjalanan saya hapus juga dari kamera.
Nyesel ? Nggak juga hehhe
Karena beberapa foto sudah saya ambil dan sudah saya tulis di blog.
Beberapa hari kemarin seorang teman saya bercerita jika file dokumen fotonya hilang semua dari laptopnya karena laptopnya rusak dan harus diperbaiki. Saya akhirnya menyarankan untuk membuat blog saja sekalian menceritakan kembali moment pentingnya dari pada hanya disimpan sebagai memori.
Banyak memori yang mewakili rasa bahagai atau mungkin perasaan sedih yang bisa dicurahkan ke dalam blog.
Lalu bagimana cara saya supaya bisa konsisten menulis Blog meskipun apa yang saya tulis tidak banyak namun bisa mewakili tiap moment yang saya rasakan. Nah ada beberapa tips untuk Sobat Bpers supaya bersemangat untuk menulis  :
1.       Buat Blog dulu.
Hal pertaman paling dasar namun tidak mudah untuk memulainya. Hihi  Yaa.. gimana mau memulai jika sobat Bpers belum buat blognya dulu.  Saya meminta beberapa teman saya yang memang berniat menulis di Blog segera register blog terlebih dahulu.  Jika niat awal ditunda – tunda maka menulis otomatis akan tertunda bukan ?

2.       Daftarkan Domain
Mencoba menulis beberapa moment  di Blogspot atau wordpress yang sudah dibuat. Jika di rasa sudah mendapatkan feelingnya tidak ada salahnya untuk mendaftarkan domain .com .
“Untuk apa ? kan bisa yang gratis saja” menurut saya jika sudah didaftarkan domain akan ada semangat dan challenge tersendiri untuk menulis di blog karena ada spend money yang akan kamu bayar pertahun.  

3.       Tetap gali semangatmu menulis dan ingat tujuan awal
Banyak sekali blogger yang memang menyukai menulis sejak awal namun banyak pula loh yang awalnya tidak memiliki background menulis bahkan tidak menyukainya. Sobat blogger ini memlih untuk menulis karena niat awal yang selalu mereka pegang untuk terus bersemangat baik itu karena memang hobby atau ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Ketika sedang malas menulis saya mencoba untuk blogwalking mencari inspirasi kemudian semangat itu muncul kembali dan ingin belajar terus menerus untuk menjadikan blog sebagai sarana informatif yang menyenangkan di era digital sekarang ini

Lalu sebenarnya apa tujuan awalnya ?

Simplenya , supaya selalu ada rasa syukur  jika kita pernah mengalami, merasakan dan  melewati suatu moment.
Suatu hari saya berharap cerita-cerita perjalanan ini bisa dibaca kembali oleh orang – orang terdekat yang merindukan moment-moment bersama saya  atau bahkan saya yang merindukan mereka.

Terimakasih semua support teman-teman hingga www.workerbahagia.com ada dan masih berprogress di setiap momentnya. Cheers !

Sunday, 18 November 2018

Teringat Bapak di Hari Inspirasi



Hari Ayah Nasional , 12 November 2018

Apakabar bapak ? Semoga selalu bahagia dan bisa tersenyum melihatku dari sana. Jangan lupa pakai kaca mata hitam pak agar tidak silau oleh senyuman-seyuman kami.

Obrolan yang selalu ku ingat dari Bapak.

Katanya disana apa aja yang kamu mau pasti ada, sudah disediakan. Jadi tak perlu repot untuk membeli, ku pikir kalau hanya kacamata hitam pasti mudah menemukan.

"Pak kalau aku minta burger double cheese , sosisnya tebel , tomatnya banyak langsung ada ?" Harapanku dengan menggebu gebu

"Kalau aku minta mainan emang langsung muncul? aku pasti minta tamiya yang jalannya cepet " sahut adikku.

Bapak hanya tersenyum dan menimpali "Semua bisa apa yang gak bisa dibuat olehnya, asal kamu selalu mau berbuat baik"

Tetapi hari ini aku senang bukan saja mengingat percakapan diatas tapi bisa mengingat kebiasaanku waktu SD bersama bapak.


Bapak sering mengantarkanku berangkat pagi ke sekolah sebelum bekerja dan membuka bengkel mobilnya. Ia selalu mengusahakan menjemputku pulang sekolah meskipun ku tahu bengkel bapak jarang sepi setiap harinya. Bapak hanya mengira-ngira pukul berapa aku akan pulang bahkan kadang menungguku terlalu lama.

Ketika aku keluar sekolah dan menemukan sosok bapak diluar pagar
" Paaaaak.. tunggu jajan dulu ya" teriakku.
Bapak hanya tersenyum dari kejauhan.

Terkadang sepulang sekolah uang jajanku sudah habis tapi bapak tidak segan memberi uang jajan lagi karena sore itu aku baru selesai dari kelas sempoa. Bapak yang memasukanku ikut kelas sempoa padahal waktu itu aku masih kelas 2 SD dan tidak pernah terpikir olehku menjadi terbiasa oleh angka hingga aku masuk SMK jurusan akuntansi, kuliah dijurusan yang sama bahkan masih bekerja dengan urusan angka. Mungkin bapak berpikir aku harus bisa mengelola keuangan supaya bisa membantunya menghitung pendapatan di bengkelnya atau mungkin suatu hari bisa membuat usaha sendiri.

Adik-adik ramai keluar pagar ketika pulang sekolah. Masih menyempatkan untuk membeli jajanan. Seorang ibu penjual sosis sibuk menggoreng dan mendengarkan adik -adik lain yang ingin segera menggoreng sosis pilihannya.



Iya,  Kelas Inspirasi Malang yang mengingatkan aku siang itu dengan ingatan dimasa kita masih bertemu. Arahan dan kesabaran bapak yang membuatku berjalan sejauh ini tanpa aku sadari pilihanku saat ini menemukan jalannya.



Aku bertemu dengan satu adik yang namanya mirip dengan adikku. Baru beberapa minggu kemarin ia lulus dari jurusan Teknik Mesin dan sudah bekerja sebelum ia diwisuda. Lagi - lagi ku teringat Bapak. Pasti awalnya karena bapak punya bengkel mobil tak heran banyak sekali alat permesinan , kunci mesin dan alat las yang membuat aku dan adikku terbiasa melihatnya. Hingga mungkin adikku berpikir jika masuk Teknik Mesin menjadi pilihan yang tepat.

Hari ini aku bertambah bahagia lagi. Jika dahulu inspirasiku dan adikku dari Bapak. kali ini aku bertemu banyak relawan yang bersemangat berbagi inspirasi melalui profesi mereka. Datang jauh-jauh dari berbagai Kota tanpa dibayar tapi melakukan sepenuhnya dari hati.

Bukan adik-adik saja yang terinspirasi. Aku bahkan terinspirasi oleh mereka untuk selalu bermanfaat dan menebar kebaikan. Adik-adik menginspirasiku pula untuk selalu menghidupkan apa itu indahnya mimpi.

Thursday, 1 November 2018

Rindu Pangsit Mie Depot Mitra Kediri

Mie Pangsit Ayam Depot Mitra Kediri 
Hello food addict ! 
Sudah pernah kan nyobain pangsit mie ayam ? Makanan chinese satu ini memang mudah sekali untuk ditemui disamping rasanya memang cocok banget buat lidah orang Indonesia, pangsit mie ayam juga tergolong murah. Apalagi yang sering lewat komplek perumahan dan bawa gerobak solusi banget menyelesaikan lapar hehe


Tapi ada yang beda nih ! Saat di Kediri sekali - kali lah ya nyoba makanan yang ada di Kediri lainnya tahu Poo. Terpilihlah pangsit mie ayam Depot Mitra , saya diajak Geriel teman saya untuk mencoba pangsit mie ayam yang legendaris ini. Depot Mitra beralamat di Jalan Monginsidi No. 31 Pakelan Kota Kediri. 
Depot Mitra Kediri

Rasa pangsit mie ayamnya sesuai dengan legendarisnya emang benar-benar enak ! Bawang goreng nya gak pelit. Ayam suwirnya banyak banget.... kerasa tumpeh-tumpeh bawang goreng dan ayamnya. huuuu... enak banget :(

Porsinya pun gede banget satu mangkok bisa buat dua orang. Tapi karena kita berdua rakus ya kita coba beberapa menu yang ada di Depot Mitra. 

Tahu bakso dan siomay nya dagingnya benar-benar kerasa. Tahu bakso full rasa ikan dan siomay full daging ayam dan gak ada rasa tepungnya. Intinya dagingnya bener-bener dominan daripada tepungya haha


Nih penampakan bawang gorengnya, ada acarnya juga.
Kangen siomay dan tahu baksonya ! Pengen banget balik ke Kediri dan mampir ke depot Mitra
1 porsi pangsit mie ayam Rp 22,000 dan 1 porsi siomay isi 2 / porsi Rp. 17,000 sedangkan tahu bakso harganya sama dengan siomay.

Dijamin worth it banget kalau ke Kediri nyobain ini.
Silahkan mampir ya !

Siomay dan tahu bakso Depot Mitra

Friday, 26 October 2018

Mampir ke 3 Kuliner Jogja selama Solo Traveling


Ngobrolin soal jogja emang gak ada habisnya mulai dari budaya, sejarah, pendidikan, wisata sampai kulinerannya.

Seminggu yang lalu saya mendapat tiket promo dari KAI www.kai.id untuk ke yogyakarta akhirnya saya memilih solo traveling selama dua hari disana tanpa menginap. Ha serius tanpa menginap? Iya. Serius ! Terus ngapain aja ? Ikutin aja trus ceritanya hehe

Selama perjalanan ke yogyakarta saya sudah membayangkan makanan-makanan yang akan saya coba. Ini dia 3 makanan pilihan yang saya coba selama di yogyakarta.

1. LUMPIA SAMIJAYA DI JALAN MALIOBORO

Lumpia Samijaya

Lumpia Samijaya memang tidak pernah mengenal kata sepi dan menjadi kuliner legendaris karena sudah buka dari tahun 70an. Saya pernah pesan di malam hari dan itu antriannya panjang dan lama sekali. Beruntung sore itu ketika melepas lelah setelah ke museum vendeburg antriannya masih lenggang dan tidak begitu ramai. Tapi tetap saja bapak penjual meminta saya menunggu beberapa menit dan menanyakan nama saya.
.
Sekitar 15 menit menunggu akhirnya nama saya di panggil. " Mbak Rizky.. Mbak Rizky"

"Iya bu " seorang ibu mencoba melayani saya.
"Mau lumpia special apa ayam?" Tanyanya
"Special ya bu 2 saja dimakan disini" kata saya sambil celingukan mencari kursi kosong di trotoar jalan Malioboro.


Jadi ada dua lumpia yang dijual disini. Lumpia ayam dan lumpia spesial. Bedanya, lumpia spesial terdapat ayam , kecambah dan tambahan telur puyuh. Ukuran lumpianya besar dan isinya padat tak heran jika makan dua biji saja sudah cukup kenyang. Ada tambahan bumbu yang berbeda yang ditaburkan diatas lumpia seperti bengkuang dan bawang putih yang makin membuat lumpia serasa segar dicampur dengan acarnya. Lumpia ayam seharga 4,500/ pcs dan lumpia spesial seharga 5,000/pcs nya.


Letaknya pas di sebelah Hotel Mutiara di jalan malioboro. Tidak sulit mencarinya tinggal berjalan saja dari stasiun Tugu ke pasar bringharjo. Gerobak lumpia samijaya berada dikiri jalan.

2. MIEDESS BANTUL 

Mie ketela khas Bantul menjadi tujuan saya di Malam hari. Setelah puas menikmati suasana Yogyakarta hingga malam saya order gojek ke arah Hotel Satya Nugraha di depan Kafe basa basi di daerah banguntapan hanya sekitar 5 KM. Hari itu saya juga memanfaatkan edisi promo gojek untuk berkeliling jogja padahal hari itu saya hanya menggunakan cash bukan go-pay tapi promonya masih begitu terasa. Hehe 

Outlet kecil miedess.ah yang mirip angkringan ini buka dari jam 7 malam hingga subuh dan kafe disekitarnya cukup ramai.  Saya pun memutuskan untuk ngopi hingga pagi di angkringan ini. Banyak sekali mahasiswa yang juga menjadikan warung disekitarnya untuk ngobrol dan mengerjakan tugas. Penjualnya sendiri pun masih mahasiswa asal yogyakarta.


Miedess ini kepanjangan dari mie desa asal Bantul terbuat dari ketela dan rasanya kenyal. Pertama kali mencoba miedess saya pikir seperti seblak dan mirip dengan kwetiau yang berwarna kuning. Satu porsi mie ketela ini meskipun terlihat sedikit tapi sangat mengenyangkan. Harganya pun hanya 10,000/porsi sesuai dengan kantong mahasiswa.  Ada dua sajian miedess yaitu miedess goreng dan miedess rebus.

Miedess Khas Bantul


Harus banget dicoba karena ...
"Jogja bukan hanya soal gudeg  lebih dari itu tapi juga melibatkan mie ketela bantul dan rasa yang lain" oke baiq hehe

3. TEMPO DEL GELATO

Anak Jogja siapa yang nggak ngerti dengan cafe yang menjual ice cream berbagai rasa dan menawarkan tempat yang cozy.

Ketika ingin masuk Tempo gelato sudah banyak pelanggan yang sebelum masuk foto-foto dulu diluar cafe karena memang tempatnya yang instagramable. Hihi

Ice cream gelato rasa matcha dan mix fruit

Rasa ice cream gelatonya macam-macam saya mencoba matcha dan mix fruit seharga 25,000. Saya kira akan mahal ternyata murah untuk ukuran ice cream gelato segede itu.


Hari kedua saya solo traveling disiang hari cocok sekali makan ice cream dan duduk santai sambil baca buku di Tempo Gelato. Rasanya nagih dan pengen lagi. Hihi

Tidak hanya mahasiswa yang mampir kesini banyak bapak dan ibu yang menikmati ice cream dan bercengkrama bersama teman-temannya. Cocok juga ternyata jadi tempat reunian orang tua. Lokasinya di Jalan Kaliularang KM 5.2 No. 28 Caturunggal, Depok, Sleman Yogyakarta.

Dua hari saya di Yogyakarta benar-benar menyenangkan dengan paket low budgetnya dari mulai promo tiket kereta dan gojek kemudian ditambah harga makanan yang murah tapi enak dan saya tidak perlu menginap.

Bisa dicoba ya kalau kamu ingin backpaker dan solo traveling di Jogja. Kuncinya bisa backpaker sejauh ini versi saya cuma satu "kamu merasa nyaman dan menikmatinya"

Selamat mencoba 3 makanan diatas selama traveling di jogja. See you 😊