Tuesday, 14 August 2018

Sehari di Yogyakarta kemana aja ?


Gudeg Mercon Bu Tinah 

source : oleholehjogja.biz

Sepulang dari Solo pukul 10 malam saya langsung berangkat ke Gudeg Mercon Bu Tinah dari stasiun Lempuyangan  ke jalan Jalan Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Jetis, Cokrodiningratan. Saya sebenarnya penasaran gimana rasa gudeg yang katanya pedas dan ramai sekali ketika malam hari. sesampainya sana memang benar-benar ramai dan antrian sudah panjang mengular. 

Ketika sudah mendapat antrian saya langsung memesan berapa jumlah porsi dan lauknya. Menurut saya termasuk mahal dibanding dengan gudeg lainnya dengan 1 porsi gudeg + 2 sate + 1 butir telur + 1 martabak sekitar 30,000 dan porsi nasinya sedikit. Menurut saya tidak se - worth it dengan menunggunya dan tidak begitu special karena rasa pedasnya bukan dari gudegnya namun dari tumis tempe seperti sambal. Namun gudeg ini bisa menjadi pilihan kalian ke yogyakarta untuk yang lebih menyukai rasa pedas. Siap - siap budget lebih banyak ya jika terlena dengan lauk pauknya :D 


Review lainnya bisa kamu tonton di youtube babang carlos yang cocok dengan gudeg satu ini di Gudeg Yu Jum vs Gudeg Mercon atau bisa baca artikel lainnya di http://oleholehjogja.biz/mengicip-gudeg-mercon-bu-tinah.html . Karena balik lagi semua soal seleraaa dan kamu harus nyobaa :p

Gudeg Mercon Bu Tinah
Pendopo Andari Yogyakarta

Hasil gambar untuk PENDOPO ANDRIANI YOGYAKARTA
Source : Booking.com
Saat menuju Pendopo Andari sopir Go-car yang kami tumpangi  kebingungan dimana letak gang homestay namun dipinggir jalan terdapat name tag pas di atas gang berwana hijau dengan tulisan " Pendopo Andari" 
" Oh itu mbak gangnya Pendopo Andari" Seru sopir Go-Car saat menemukan gang homestay kami.
Sesampai depan gang saya masih harus berjalan kaki beberapa meter dan menemukan tulisan pendopo yang mengarah ke sebelah kiri. Didepan pagar pendopo kami langsung disambut oleh Pak Dodik pemilik homestay. 
Saya booking homestay ini dadakan malam itu juga di www.booking.com dengan rate 200,000 / malam. Homestay yang sudah saya pesan sebelumnya harus di cancel karena tidak dapat menambah extra bed. Salah saya juga sih malam itu tidak konfirm sebelumnya jika saya berniat untuk extra bed. 
Pendopo Andari memberikan tambahan breakfast untuk 2 orang. Lumayan juga untuk ngirit cost hari itu dan breakfast yang disiapkan lebih dari cukup untuk 3 orang :D
Tidak hanya itu , pemilik homestay ini ramah sekali menyambut tamu-tamunya. Bahkan breakfast dibuatkan langsung oleh istri Pak Dodik. Kesan hangat saya rasakan ketika saya dan teman- teman saya sarapan pagi sambil bercengkrama dengan bu Dodik di teras pendopo. 
Pendopo Andari terletak di jalan Ibu Ruswo Prawirodirjan Godoman Kota Yogyakarta.  Jika ingin ke pendopo Andari kamu harus masuk terlebih dahulu disebuah gang kecil. Oleh karena itu homestay ini menawarkan suasana tenang seperti rumah sendiri dan nyaman karena tidak terdengar suara lalu lintas.  Saya tidak merekomendasikan homestay ini untuk kamu yang membawa kendaraan roda empat sendiri ke Yogyakarta. 

Pendopo Andari : Suasana ketika Malam 
Pendopo Andari : Ornamen di Pendop Andari


Sarapan di Pendopo Andari. Cost Room Include Breakfast

Pertigaan Pasar Legi Kota Gede




Siang hari setelah dari Malioboro saya melajutkan perjalanan untuk ke Kota Gede dan berjalan-jalan disana. Ternyata banyak tempat - tempat unik yang bisa kunjungi di Kota Gede. Mulai dari oleh -oleh chocolate Monggo , Masjid mataram , bangunan- bangunan kota Gede bahkan saya sempat membelikan oleh-oleh sepatu untuk ibu saya di Pasar Kota Gede.

Pasar Legi Kota Gede 







Gapura Masjid Mataram Kota Gede 





Coklat Monggo 




Banyak sekali tempat yang bisa kamu jelajahi di Yogyakarta. Bukan hanya alam, budaya namun sejarah dan bangunan-bangunanya yang bisa membuat kamu semakin tertarik untuk kembali ke Yogyakarta. Seperti saya , yang semakin suka dan berharap suatu hari bisa tinggal di Kota ini.

Terimakasih Yogyakarta satu harinya ! 

No comments:

Post a Comment