Sunday, 30 September 2018

Nikmatnya Ikan Bakar Segar di Pasir Putih Trenggalek

Ikan Bakar di Pasir Putih Trenggalek 



Perjalanan ke pasir putih trenggalek menjadi perjalanan yang paling nikmat , selain menikmati pantai dengan mengendarai motor. Saya bersama tiga teman saya sudah disambut dengan penjual ikan bakar yang berjajar berjualan ikan segar langsung dari laut. Hmm gileee. Gimana gak langsung laper tuh ? ngilerr.. liat ikannya gede-gede  menarik perhatian.

Belum lagi pohon kelapa disepanjang perjalanan menambah kami bertiga semakin berselera untuk bersantai di pantai dan menikmati es kelapa dengan ikan bakar. Banyak sekali macam ikan yang dijual. Ada tuna , tongkol , cumi bahkan gurita dan bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. Kami memilih 2 porsi ikan bakar dan menyewa karpet untuk menikmati pantai siang itu.

Pantai Pasir Putih
Pantai Pasir putih tidak jauh dari Kota Trenggalek sekitar kurang lebih 45 menit. Waktu itu perjalanan sedang ramai dan macet karena kami mengunjungi pantai ketika weekend namun ketika disana masih banyak ruang untuk menikmati pantai dan bermain air.

Jika kalian suka permainan air , dipantai ini kalian bisa mencoba banana boats dan naik perahu mengelilingi pantai pasir putih. Tidak ada biaya masuk ke pantai . 100% free yaa kecuali kamu ingin meikmati permainan air dan ingin naik perahu nelayan  :D



Pantai Pasir Putih

Kami sempat berpindah ke pantai pasir putih 2 yang tidak jauh dari pasir putih sebelumnya. Letak pantai terdapat dibelakang perumahan warga jadi untuk kesini tidak begitu jauh. Bahkan hanya beberapa orang yang mampir ke pantai ini sehingga kami berempat bisa bermain dipantai sepuasnya.



Senja Pasir Putih

Tenang banget  main dipantai yang sepi dengan beberapa orang disana. Bisa berlari dan berlompat - lompat disana hanya untuk mengabadikan moment. Terdapat batu besar di pinggir pantai seperti pantai -pantai di Bangka Belitung jadi gak perlu jauh-jauh kan ya untuk menikmatinya haha *sobatmisqin

Cocoknya next time untuk membawa karpet dan bekal sendiri apalagi mengajak keluarga untuk piknik bersama. Arghh.. I so need vitaminsea. Let's go to the beach yuk reeek !


Saturday, 15 September 2018

Kauman Solo : Belajar Membatik di Batik Gunawan Setiawan



Toko Wenter Cat Batik di Sekitar Pasar Klewer


Pernah nggak nyoba berjalan kaki disekitar pasar Klewer ? Boleh dicoba karena banyak view menarik yang akan kamu lihat disekitar Pasar Klewer

Saya berjalan kaki dari Hotel ke pasar Klewer kurang lebih sekitar 2 km. Banyak sekali Toko wenter cat yang saya temui, tidak heran karena Solo terkenal dengan pengrajin batiknya.

Saya masih menemui rumah dan pertokoan yang masih menggunakan pagar gapura dan bentuk bangunan vintage yang sudah tua. Sesekali saya lihat kendaraan berlalu lalang namun tidak seramai jalan di perkotaan.

Batik Tulis Gunawan Setiawan




Sehari di Solo saya sempat mengunjungi Kampung batik Kauman dan belajar membatik di Batik Gunawan Setiawan. Saya diajarkan oleh ibu-ibu disana mulai dari melukis batik , cara menggunakan canting dan melukis warna kain. Ternyata susah  ketika menggunakan canting lilin yang cair dan hasilnya bisa belepotan keluar dari garis pola yang sudah digambar.

Belajar Membatik



Saat akan mencuci batik yang saya gambar , ibu - ibu disana masih membantu merapikan lukisan batik kami.

Elok dan Arini teman saya pun begitu excited menunggu bagaimana hasil batik mereka, begitu pun saya yang nggak sabar melihat warna kain yang sudah dicuci. Saat mewarnai batik "kok cat yang tulisannya warna biru pas diwarnain di kain jadi merah ya?" Tanya saya saat itu. Maklum gak ngerti wenter cat sama sekali ka.




Warna biru menjadi background batik kita bertiga. Awalnya saya pikir warnanya akan berubah menjadi biru muda. 

Oh iya .. 
Arini melukis tema biota laut lengkap dengan ikan dan ubur-uburnya, beda dari yang lain. Elok melukis bunga dan karya batiknya memang paling rapi๐Ÿ˜‚.  Saya sibuk bernostalgia menggambar kembali batik yang pernah saya gambar ketika SD di buku gambar. Ahirnya sekarang sudah gak penasaran lagi gimana cara membatik dan hasilnya bisa dibawa pulang.

Lumayan jadi hiasan kamar. Di masa depan kalau anak minta ajarin handicraft bisa bilanh "ini loh nak ibu dulu pernah membatik langsumg di Solo " ๐Ÿ˜


Note : Belajar membatik dikenakan biaya IDR 50,000 perorang. Sudah lengkap dengan kain dam cat warnanya. Hasilnya pun bisa dibawa pulang. Hihi