Thursday, 22 November 2018

Curhatanku



Bolehkah hari ini aku tidak bercerita kuliner dan jalan-jalanku. Hari ini aku ingin curhat saja. Sekali - kali di blog ku ini. Hihi

Jadi dari dulu aku itu sering sekali bertanya kepada diriku sendiri tentang hal apa saja yang diriku suka dan sudah aku lakukan. Namun banyak pertanyaan itu hanya terjawab jika aku belum melakukan apa-apa. hahaha

Dulu aku sekolah di SMK swasta.  Kalian tahu kenapa? Bukan karena SMK swasta itu favorit atau menjadi pilihan seperti yang kamu bayangkan tapi karena aku gak diterima di SMK Negeri. Iya gak diterima, semua SMA negeri sudah tutup pendaftaran .

akhirnya mau tidak mau aku mendaftar di sekolahku dan itu menjadi pilihan satu-satunya karena jurusan yang ku mau ada disitu.
Lucu juga kalau diinget. Di last minute pendaftaran aku baru terpikir untuk masuk SMK ini hahaha .

Ku kira itu hal paling menyedihkan di masa itu bahkan ketika hari pertama masuk sekolah aku merasa insecure dan gagal.

Tapi ternyata semua baik-baik saja ketika aku bertemu teman baru dikelasku dan mereka menyenangkan sekali. Baik -baik saja tidak berarti insecureku hilang namun semakin menjadi tak kala aku sering mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah dan bertemu sekolah lainnya. Ngrasa gak punya prestasi apa-apa bahkan ngrasa susah buat speak up ! halah

Sampai akhirnya waktu itu aku berpikir apa yang sebenarnya yang aku suka dan bisa aku lakukan.

Kebetulan liat pengumuman di mading ada lomba menulis karya Ilmiah tingkat Keresidenan Kota dan Kabupaten. Sampai di rumah lansgung membuka rak buku Mbah Kungku. Aku mengambil satu buku tebal warna hitam berisi salah satu tema yang akan ku bahas. Bukan buku ilmu hitam yaa ..

Waktu itu aku membentuk team yang berisi 2 teman dekatku sendiri dengan cara memaksa mereka dan mengatakan ini hanya coba-coba berhadiah. Hampir tiap minggu kita ke perpustakaan kota dan warnet mencari bahan karya tulis.

Sampai akhirnya kita submit karya tulis dan beberapa minggu kemudian mendapatkan kabar kalau karya tulis masuk nominasi 5 besar. Seneng ? Pasti dong. Masuk 5 besar aja seneng banget. Setelah itu kita diundang untuk presentasi langsung yang di uji oleh beberapa dosen. Mirip seperti sidang Tugas Akhir tapi waktu itu masih pakai seragam putih biru.

Waktu pengumuman ngrasa deg-degan banget. Gak berharap apapun karena saingannya dari SMA negeri yang keren-keren waktu presentasi. Nunggu pengumuman group kita belum disebut sampai kita uda girang banget masuk 3 besar yang tandanya akan bawa piala pulang. And you know? It's first time. I be first winner in writing competition. Sorak kegirangan, pelukan, bahagia banget bawa pulang piala ke rumah sebelum dibawa ke sekolah besoknya. Semacam pembuktian di masa remaja. This is me. I can do it ! I broken my insecurities and finished well. Sederhana tapi hal itu menyelamatkan kepercayaan diriku sendiri. Setelahnya aku merasa jika sekolah dimana saja itu sama yang membedakan seberapa usahamu untuk mebuat dirimu sama berprestasinya dengan siswa yang lain.

Sampai disuatu titik masa sekolah telah usai banyak orang sudah memikirkan akan masuk di perguruan tinggi mana. Aku tidak memiliki ekspektasi apapun. Aku mengambil brosur perguruan tinggi swasta dengan biaya yang bukan lagi mahal tapi sangat terjangkau alias *murah banget* dan Mbah Kung ku pun sudah menyetujuinya. Aku akan melanjutkan perkuliahan sambil bekerja. Pikirku.

Tapi ternyata nasibku gak begitu. Aku malah diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang mungkin untuk beberapa orang bukan kampus pilihannya dan bukan yang terbaik. But that years is so incredible memulai hari pertamaku dengan rasa percaya diri dibanding 3 tahun lalu sampai akhirnya aku lulus dan diterima bekerja di salah satu perusahaan.
Iya aku sudah resmi 3 tahun menjadi worker. Sudah banyak pelajaran 3 tahun ini untuk hidup mandiri. Benar-benar dilepas untuk mengatur semuanya sendiri. Dari cari kos lagi, menyiapkan kebutuhan sehari-hari, menjaga kesehatan, ikut asuransi , nabung dan lain - lain. Pertemanan mulai menciut, ritme teman kos beda dengan saat kuliah, tiap orang sudah punya kesibukan masing-masing dan sulit diganggu. Terkadang hal ini membuatku cukup bosan dan stress dengan rutinitas.

Tetapi tetap ada satu hal yang tidak ingin berubah dari diriku.

Aku ingin tetap menjadi seperti saat SMK yang sibuk menyalurkan apa yang aku suka. Aku memilih membuat Worker Bahagia tepat 2 tahun lalu saat aku mulai dilanda pertanyaan. "Apa yang ingin aku lakukan lagi? Masa iya terkurung di kerjaan kantor aja"

Worker Bahagia memiliki makna profesi atau pekerjaan apapun yang kamu lakukan saat ini tidak mempengaruhimu untuk tidak melakukan hal lain yang kamu suka.

Tidak ada batas didirimu kecuali memang kamu yang membatasinya.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai  karena setiap orang memang punya waktu yang tepat.

Kamu bisa beraktivitas lain di hari Sabtu Minggu mengikuti berbagai event, traveling dan kulineran.

Jangan buang waktumu terperangkap di zona nyaman yang tiap bulan terima gajian. You can get better life with anything you have so this is why do I create and choose my blog's name is www.workerbahagia.com . Ayo jadi Worker Bahagia. No stress. Travel and Eat more. Cheers !

No comments:

Post a Comment