Sunday, 20 January 2019

Bersama tiga kawan menjelajah Keraton Ratu Boko

Candi Ratu Boko

Siang itu dari Jalan Malioboro kami menaiki Trans Jogja bersama penumpang lain ke arah Candi Prambanan. Kami berempat sudah mendapatkan tempat duduk setelah berdiri selang beberapa menit saja. Tepat di Halte perjuangan, Widya teman saya sudah terlihat pucat dan  merasa pusing. Ia hanya ingin segera turun.

Saya memberikan kode ke yang lain untuk turun di halte Perjuangan. 

Kami mendadak turun. Sorak kondektur dari belakang kami " Woo.. turun kok mendadak" 
Tidak begitu saya hiraukan karena saya langsung melangkah cepat dibelakang Widya yang sudah tidak bisa menahan rasa mualnya.

" Byurrrr ..." tepat di depan tong sampah halte, Widya sudah tak bisa menahan isi perutnya yang sudah ia tahan sejak didalam Trans Jogja. 

Maklum beginilah kami wong ndeso yang gak tahan naik Trans Jogja, tiba-tiba ngerem mendadak bisa buat perut dan kepala terasa terkocok.  Haha 

Beruntung dibelakang halte terdapat angkringan tak lama kami langsung memesan segelas teh hangat. Saya pun menyambutnya dengan langsung mengambil piring dan ikut menyantap sajian angkringan bersama bapak-bapak yang lain.  

Dari Halte Perjuangan ke tempat selajutnya tak mungkin kita naik Trans Jogja lagi. Buka Aplikasi dan siap untuk berangkat langsung ke Candi Ratu Boko, satu - satunya solusi siang itu :D
 

Candi Ratu Boko
Untuk ke Candi Ratu Boko kamu bisa naik Trans Jogja ke Candi Prambanan lalu bisa dilanjutkan dengan naik angkot atau Go-car / Grab dari sana yang pasti fee nya akan lebih murah karena letak kedua candi ini berdekatan. Lokasi candi Ratu Boko diatas bukit ketinggian 200 mdpl jadi kamu bisa melihat pemandangan dari atas.


Pernainan Tradisional Candi Ratu Boko

Pertama  kali masuk di kawasan candi Ratu Boko kamu akan disambut dengan musik gamelan berpadu dengan hawa bukit yang sejuk. Tersedia mainan tradisional yang disediakan untuk anak- anak dan dewasa. Harga tiket masuk Candi Ratu Boko Rp 40,000.


Kerato Ratu Boko

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko sendiri sebenarnya tidak bisa disebut dengan Candi karena bangunannya mirip dengan taman yang lengkap dengan kolam , gua dan pendopo.

Tempatnya sangat luas sampai ke belakang berupa taman kemudian kita akan menemukan benteng yang menghubungkan jalan dengan Goa.

Di dalam sejarah mengatakan tempat ini dahulu digunakan sebagai mediasi atau upacara kerajaan.
Adapula cerita yang berkembang jika Ratu Boko merupakan peninggalan dari legenda Roro Jonggrang yang sudah digunakan sejak masa Dinasti Syailendra. Banyak sekali penemuan di situs candi Ratu Boko hingga akhirnya banyak cerita yang muncul dari adanya peninggalan sejarah Ratu Boko.

Bisa juga baca : Pesona Candi Ratu Boko
 



Taman Ratu Boko
Jika kamu pernah bermain game online CoC " Clash of Clans" kamu akan dibuat mengingatnya ketika berada di Keraton Ratu Boko. Selain terdapat benteng banyak peninggalan sejarah sepeti arca dan bebatuan lain yang tersebar di tiap sudut dan taman.

Beberapa gapura juga akan kamu lewati ketika menjelajah luasnya keraton Candi Ratu Boko.

Benteng Ratu Boko

Awal mula kami kesini selain untuk mempelajari sejarahnya juga untuk merasakan indahnya sunset di sore hari namun karena malam hari kami harus segera kembali ke Surabaya pukul jam 3 sore kami memutuskan untuk kembali ke homestay dari candi Ratu Boko.

Lalu tunggu apalagi kamu berkunjung kesini ?
Cheers !

No comments:

Post a Comment