Sunday, 10 February 2019

Positive Vibes


Kita mulai bertemu kembali setelah 6 tahun lulus dari Sekolah Menengah Kejurusan. Iya , kita berdua memang jarang menyebutkan dengan lengkap dimana kita berdua menghabiskan masa 3 tahun itu. Sampai sekarang pun sesekali masih ada yang bertanya dimana kita melanjutkan SMK meskipun masa kuliah sudah terlewati. 

Bagi kita berdua dan beberapa teman yang lain masuk ke sekolah yang bukan kita idamkan saat masih remaja adalah sesuatu hal yang sangat sulit untuk diterima sampai akhirnya selama 3 tahun di sekolah banyak hal yang membuat kita berdua dan teman-teman yang lain sadar jika kita diterima saat itu, masa untuk saling menyemangati tidak akan pernah ada.  Kita masuk di Sekolah Menengah Kejurusan swasta setelah tidak terima di SMK Negeri jurusan Akuntansi. 

Masih terbayang , kita dan teman - teman lain mencoba mengikuti perlombaan di luar sekolah dan bertemu banyak sekolan lain di Kota kami. Paling ku ingat kita mengikuti lomba PMR dengan berbagai perlombaan yang dilombakan dan tidak ada satupun yang kami menangkan. 

Malu ? iya banget. Tapi tidak membuat kita berdua menyerah begitu saja. hehe 

Akhirnya dalam sejarah di sekolah kami. Ia, teman saya memenangi juara lomba karya tulis wirausaha di Jogjakarta. Dari sana banyak sekali kesempatan lomba menulis hingga akhirnya saya mengikuti dua kali lomba menulis bersama teman yang lain dan tidak disangka kita lolos seleksi hingga bisa membawa pulang dua piala di dua perlombaan.

Setelah selesai ujian nasional kita berdua bingung akan lanjut kuliah atau tidak. Sudah sempat berpikir tidak akan mendaftar kuliah ditahun itu, saya berencana akan mencari pekerjaan terlebih dahulu. Kita berdua hampir saja berhenti namun akhirnya di tanggal terakhir deadline pendaftaran ; saya mendaftar ke sebuah kampus, mengikuti tes dan diterima di kampus tersebut sedangkan teman saya memutuskan mengambil kelas karyawan di sebuah kampus swasta sebelum ia mendapatkan pekerjaan. 

Sore tadi kita kembali mengingat dan menceritakan bagaimana kita bertemu , menyemangati, hampir menyerah dan kembali menemukan semangat melanjutkan pendidikan. Banyak yang terhenti tapi tidak untuk kita berdua dan beberapa teman lainnya.

Dari sana saya belajar jika kepercayaan diri memang mahal harganya. Ketika kamu sedang berada dititik paling bawah yang bisa membuatmu untuk kembali lebih baik bukan saja lingkungan namun teman-teman dekatmu. Dimanapun dirimu ciptakan positive vibes yang bisa mengubah mindset, meningkatkan semangat dan rasa kepercayaan dirimu bahkan membawa orang-orang terdekatmu untuk melakukan hal lebih positif bersama.

Buang jauh-jauh sifat minder karena mungkin jika saat itu kita berdua minder tidak akan ada cerita hari ini yang begitu seru untuk diceritakan kembali. 

Satu gelas kopi telah habis mari kita coba untuk bercerita bagaimana harapan esok. 

No comments:

Post a Comment